Jennifer Bachdim dan 5 WAGs Tercantik di Asia Tenggara

Menjadi pesepak bola profesional otomatis menjadi publik figur yang banyak disorot oleh publik, tak hanya kemampuannya di lapangan tetapi hingga ke kehidupan pribadinya. Istri dari striker Bali United, Irfan Bachdim yang bernama Jennifer Bachdim misalnya, ia selalu menjadi sorotan diantara pasangan pesepak bola lainnya.

Di kalangan pesepak bola, Jennifer Bachdim biasa disebut dengan WAGs (Wifes and Girlfriends), istilah yang muncul dari deretan pasangan pemain timnas Inggris. Sementara di Asia Tenggara, Jennifer Bachdim menjadi salah satu yang paling banyak mendapat sorotan.

Berikut 5 WAGs Tercantik di Asia Tenggara:

1. Jennifer Bachdim (Indonesia)

Jennifer Bachdim (jenniferbachdim/instagram). Jennifer Bachdim (jenniferbachdim/instagram).

Jennifer Bachdim adalah model dan influencer SBOBET Indonesia keturunan Cina yang menikah dengan pemain Bali United, Irfan Bachdim. Pasangan itu sudah menikah cukup lama dan memiliki dua anak juga.

Aktifitas mereka berdua selalu mengundang reaksi dari publik, Jennifer dan Irfan sama-sama sering mengunggah kegiatan olahraga di media sosial mereka.

Siapa Empat Sisanya?

Jamu Persebaya di Stadion Mandala, Persipura Targetkan Poin Penuh

Suara.com – Persipura menargetkan poin penuh dari laga lanjutan Liga 1 2018 kontra tamunya, Persebaya di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (30/10/2018) siang ini pukul 13.30 WIB.

Pelatih Persipura, Osvaldo mengaku telah menginstruksikan kepada para pemainnya untuk bermain fokus dan konsisten sehingga bisa meraih tiga poin atas tamunya itu.

“Persiapan sudah maksimal, dan tim saya sudah tahu bagaimana bermain melawan Persebaya nanti. Intinya semua fokus dan konsisten sepanjang laga,” ucap Osvaldo seperti dimuat ANTARA.

Menurut Osvaldo, Persebaya sudah pasti akan bermain terbuka karena membutuhkan poin, apalagi melihat laga terakhir yang berhasil dimenangkan oleh skuat asuhan Djadjang Nurdjaman.

“Mereka tampil bagus dan menang 4-0 atas lawannya (Madura United di kandang), tapi ini di Jayapura. Kami lebih kuat bermain di hadapan publik dan kita juga butuh kemenangan, ini sudah saya sampaikan ke anak-anak,” terang sang juru taktik.

Disinggung soal kebugaran Ian Louis Kabes, SBOBET Indonesia yang sempat ditarik keluar lapangan ketika timnya menuai kekalahan 1-2 ketika menjamu Persija Jakarta pekan lalu, Osvaldo mengaku masih melihat perkembangan kondisi sang gelandang.

“Kita akan tes kesehatan Kabes. Saya juga akan coba untuk menurunkan Gunansar Mandowen pada laga besok karena kita butuh poin,” tukas Osvaldo.

Jadi Kandidat Kuat Pelatih di Real Madrid, Ini Kata Conte

Suara.com – Antonio Conte telah mengkonfirmasikan bahwa dia tidak tertarik untuk mengisi posisi pelatih di Real Madrid. Mantan manajer Chelsea ini juga belum ingin kembali melatih hingga musim panas depan.

Conte saat ini sedang mengganggur setelah dilepas Chelsea meski sempat memberikan gelar juara Liga Inggris dan Piala FA. Namun pelatih berusia 49 tahun itu kencang dikabarkan akan menjadi pelatih Real Madrid.

Los Blancos memang sedang mencari pelatih baru setelah mereka berpisah dengan Julen Lopetegui pada 28 Oktober kemarin. Conte pun berada di posisi teratas sebagai kandidat kuat mengisi posisi di Santiago Bernabeu.

Setelah empat bulanm sejak dipecat dari Chelsea, pelatih asal Italia ini mengungkapkan bahwa dia masih belum siap untuk kembali melatih klub.

“Real Madrid? Sepertinya saya melihat akan lebih baik menunggu hingga akhir musim daripada melakukan latihan sekarang,” ungkap Conte seperti dilansir Marca.

“Saya akan menunggu hingga Juni dan akan memulai lagi dengan proyek baru. Dalam tiga bulan saya bisa saja berubah pikiran dan menolak segalanya, namun saya selalu berpikir seperti itu,” pungkasnya.

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan mantan pelatih Monaco boss Leonardo Jardim juga dihubungkan dengan posisi di Madrid. Namun Madrid tampaknya ingin mempertahankan pelatih sementara Santiago Solari hingga akhir musim. (Sportmole)

Hasil Sidang Komdis PSSI, Persebaya dan Persija Didenda

Suara.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI merilis hasil sidang yang dilakukan pada, Kamis (8/11/2018). Hasilnya sejumlah tim Liga 1, Liga 2 dan Liga 1 U-19 mendapat sanksi dari Komdis PSSI.

Sanksi menyusul pelanggaran yang dibuat sejumlah. Pelanggarannya beraneka ragam ada yang dibuat oleh klub, pemain, dan juga suporter.

Sanksi terberat diberikan kepada suporter Persija Jakarta, Jakmania, akibat pelanggaran yang dilakukan saat laga Liga 1 U-19 2018 dalam laga antara Persija U-19 vs Persib Bandung U-19, 7 November lalu.

Suporter Persija turun ke dalam lapangan secara ramai-ramai. Alhasil, Jakmania dilarang memasuki stadion hingga Liga 1 U-19 musim 2018 selesai.

Sanksi ini tidak berlaku pada saat Persija senior bertanding.

Imbas dari kelakuan suporter juga dialami Persebaya Surabaya. Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada Persebaya sebesar Rp 20 juta.

Hukuman tersebut karena aksi oknum suporternya, Bonek, yang memasang spanduk provokatif saat pertandingan melawan Persija di Liga 1 2018 pada 4 November lalu.

Berikut hasil lengkap keputusan sidang Komdis PSSI:

1. Persipura Jayapura
– Kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persipura Jayapura vs Persija Jakarta
– Tanggal Kejadian: 25 Oktober 2018
– Jenis Pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan
– Hukuman: Denda Rp 75 juta

2. Pemain Perseru Serui, Silvio Escobar
– Kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Sriwijaya FC vs Perseru Serui
– Tanggal kejadian: 29 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Mendorong wasit
– Hukuman: Larangan bermain 4 (empat) pertandingan

3. PSIS Semarang
– Kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 4 November 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan
– Hukuman: Denda Rp 35 juta

4. Persebaya Surabaya
– Kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 4 November 2018
– Jenis pelanggaran: Memasang spanduk yang mengandung kalimat provokasi
– Hukuman: Denda Rp 20 juta

5. Persiraja
– Kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Persiraja vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 1 November 2018
– Jenis pelanggaran: Suporter meneriakkan kalimat tidak patut, pelemparan botol serta masuk ke dalam lapangan
– Hukuman: Denda Rp 35 juta

6. PSS Sleman
– Kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: PSS Sleman vs Madura FC
– Tanggal kejadian: 6 November 2018
– Jenis pelanggaran: Suporter PSS Sleman melakukan invasi ke lapangan dan oknum panitia pelaksana pertandingan berada di area yang tidak semestinya
– Hukuman: Larangan masuk stadion untuk suporter PSS Sleman sebanyak 2 pertandingan

7. Pemain Arema FC, Muhammad Iqbal
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: Arema FC vs Perseru Serui
– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Saling pukul terhadap pemain
– Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta

8. Pemain Perseru Serui, Ceppy Akhmad Pribadi
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: Arema FC vs Perseru Serui
– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Saling pukul terhadap pemain
– Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta

9. PS TIRA U-19
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: PS TIRA U-19 vs BHAYANGKARA FC U-19
– Tanggal kejadian: 26 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Denda Rp 15 juta

10. PSM Makassar U-19
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: Arema FC U-19 vs PSM Makassar U-19
– Tanggal kejadian: 26 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Denda Rp 15 juta

11. Pemain PSIS Semarang U-19, Aditiya Boy Sandy
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang U-19 vs Persija Jakarta U-19
– Tanggal kejadian: 27 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta

12. Pemain PSIS Semarang U-19, Nosi Setiawan
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang U-19 vs Persija Jakarta U-19
– Tanggal kejadian: 27 Oktober 2018
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta

13. PS Barito Putra U-19, Khalikin Nor
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya U-19 vs PS Barito Putra U-19
– Tanggal kejadian: 29 Oktober 2018
Jenis pelanggaran: Percobaan mendorong wasit
Hukuman: Teguran Keras

14. Persija Jakarta U-19
– Kompetisi: Liga 1 U-19 2018
– Pertandingan: Persija Jakarta U-19 vs Persib Bandung U-19
– Tanggal kejadian: 7 November 2018
– Jenis pelanggaran: Turun ke lapangan secara beramai-ramai
– Hukuman: Larangan suporter memasuki stadion sampai akhir musim kompetisi U-19 2018 dan denda sebesar Rp. 50 juta

Menjamu MU, Allegri: Ronaldo Akan Cetak Gol

Suara.com – Cristiano Ronaldo belum membuka koleksi golnya di kompetisi Liga Champions. Namun pelatih Juventus Massimiliano Allegri meyakini bahwa Ronaldo akan mencetak gol saat menghadapi mantan klubnya, Manchester United.

Ronaldo merupakan top skor di Liga Champions musim lalu dengan mengoleksi 15 gol saat membawa Real Madrid menjadi juara. Namun musim ini, Ronaldo masih belum mencetak setelah dia di kartu merah saat melawan Valencia.

Bintang internasional Portugal ini telah bermain penuh saat menghadapi mantan klubnya, MU di Old Trafford. Meski tidak mencetak gol dalam laga itu, namun Ronaldo berperan besar atas gol tunggal Paulo Dybala.

Namun, Allegri menegaskan Ronaldo akan mencetak gol saat menjamu MU di Allianz Stadium. “Dia akan mencetak gol (pada laga Kamis dini hari ),” ungkap pelatih Juventus ini.

“Dia tidak akan bermain di laga pertama, dia tidak bermain di laga kedua. Dia baru bermain satu pertandingan dan dia telah memberikan assists,” kata Allegri.

“Maksud saya, dia belum memainkan banyak pertandingan di Liga Champions sejauh ini,” pungkasnya.

Juventus hingga saat ini telah mengantongi hasil sempurna di Grup H. Hasil imbang melawan MU di Turin sudah cukup memastikan Juventus mengamankan tiket di babak 16 besar Liga Champions.

Lawan Singapura, Ini Kenangan Bima Sakti Pada Sosok Fandi Ahmad

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti memiliki kenangan tersendiri terhadap sosok Fandi Ahmad yang merupakan juru taktik Singapura. Keduanya pernah bentrok sebagai pemain pada ajang SEA Games 1997 di Jakarta.

Saat itu, Bima Sakti mengaku kecolongan mengawal Fandi Ahmad. Sundulan kerasnya membuat Indonesia kebobolan, meski skuat Garuda memenangi pertandingan dengan skor 2-1.

Kini, Bima akan kembali melawan Fandi Ahmad. Bukan sebagai pemain namun, pelatih tim nasional masing-masing di Piala AFF 2018.

Kedua tim akan berlaga di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11/2018). Ini menjadi laga perdana kedua tim di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.

“Saya sempat main dengan beliau tahun 1997, bahkan saya sempat kecolongan lewat heading dia gol ke gawang Indonesia. Kita menang 2-1 waktu itu di SEA Games Jakarta 1997,” kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (6/11/2018).

“Kemarin sempat ketemu juga waktu uji coba timnas di Indonesia U-23 di Singapura. Kita sudah liat cara main mereka dan karakter pelatih bisa menjadi gambaran timnya akan seperti apa,” tambahnya.

Selain melawan Singapura, Indonesia akan menghadapi Thailand, Filipina, dan Timor Leste di babak penyisihan Grup B.

Tekuk Rayo Vallecano, Barcelona Masih Memimpin Liga Spanyol

Suara.com – Barcelona membawa pulang tiga poin setelah menang 3-2 atas tuan rumah Rayo Vallecano dalam laga pekan ke-11 Liga Spanyol di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Minggu (4/11/2018) pagi WIB.

Pada laga tersebut Barcelona menang berkat dua gol Luis Suarez dan satu gol Ousmane Dembele. Sementara gol Rayo Vallecano yang sempat membalikkan kedudukan, dicetak oleh Jose Pozo dan Alvaro Garcia.

Kemenangan tersebut sekaligus mengamankan posisi tim besutan Ernesto Valverde di puncak klasemen Liga Spanyol dengan raihan 24 poin. Sementara Vallecano harus berada di peringkat ke-19.

Pada laga lainnya, Atletico Madrid bermain imbang 1-1 saat melawat ke markas Leganes, Sabtu (3/11/2018) malam WIB. Walau Atletico naik ke peringkat kedua, posisinya terancam melorot jika para pesaingnya meraih kemenangan.

Di Mestalla, tuan rumah Valencia dipecundangi Girona dengan skor 0-1. Valencia menjalani empat laga tanpa kemenangan dan tertahan di posisi ke-14, sementara Girona naik ke urutan sembilan berbekal catatan enam laga tak terkalahkan.

Sementara itu, debut Santiago Solari mendampingi Real Madrid di Liga Spanyol berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Real Valladolid. Laga itu yang diwarnai gol bunuh diri Kiko Olivas serta eksekusi penalti Sergio Ramos.

Dengan hasil tersebut Real Madrid sementara berada di posisi keenam dengan 17 poin dari 11 pertandingannya. Sementara Real Valladolid berada di posisi kedelapan terpaut satu poin dari Real Madrid.

Pekan ke-11 Liga Spanyol masih menyisakan sejumlah pertandingan untuk dijalani pada Minggu malam hingga Selasa (6/11) dini hari WIB.

Alaves yang memiliki 20 poin dan Sevilla (dengan 19 poin) berpeluang untuk menggusur Atletico dari peringkat kedua saat mereka melakoni laga tandang, masing-masing melawan Eibar dan Real Sociedad.

Hal yang sama juga bisa dilakukan Espanyol yang memiliki 18 poin yang baru akan bertanding pada Selasa (6/11/2018) dini hari WIB menjamu Athletic Bilbao (10).

Berikut hasil Liga Spanyol pekan ke-11 pada Sabtu (3/11/2018) malam hingga Minggu (4/11/2018) dini hari WIB :

Leganes 1 : (Guido Carrillo 82′)

Atletico Madrid 1 : (Antoine Griezmann 69′)

Real Madrid 2 : (Kiko Olivas bd-83′, Sergio Ramos p-88′)

Real Valladolid 0

Valencia 0

Girona 1 (Pere Pons 47′)

Rayo Vallecano 2 (Jose Pozo 35′, Alvaro Garcia 57′)

Barcelona 3 (Luis Suarez 11′, 90′, Ousmane Dembele 87′)

Klasemen sementara Liga Spanyol :

1 Barcelona 11 7 3 1 31-14 24

2 Atletico Madrid 11 5 5 1 13-6 20

3 Alaves 10 6 2 2 14-9 20

4 Sevilla 10 6 1 3 22-13 19

5 Espanyol 10 5 3 2 14-8 18

6 Real Madrid 11 5 2 4 16-14 17

7 Real Valladolid 11 4 4 3 9-9 16

8 Girona 11 4 4 3 13-14 16

9 Levante 10 5 1 4 16-15 16

10 Getafe 10 4 3 3 10-8 15

11 Celta Vigo 10 3 4 3 17-13 13

12 Real Sociedad 10 3 3 4 12-13 12

13 Real Betis 10 3 3 4 5-9 12

14 Valencia 11 1 8 2 7-9 11

15 Eibar 10 3 2 5 10-17 11

16 Athletic Bilbao 10 1 7 2 11-15 10

17 Villarreal 10 2 3 5 8-10 9

18 Leganes 11 2 3 6 9-16 9

19 Rayo Vallecano 11 1 3 7 12-23 6

20 Huesca 10 1 2 7 8-22 5

[Antara]

Percaya Diri, Persija Siap Kalahkan Persebaya

Suara.com – Persija Jakarta akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pada laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-29, Minggu (4/11/2018). Pertandingan ini sangat menarik untuk kita saksikan.

Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco cukup percaya diri menghadapi laga tersebut. Tren positif yang didapat Macan Kemayoran dalam beberapa laga terakhir jadi modal melawan Baju Ijo.

“Saya pikir sangat konsisten sekarang. Meskipun kadang-kadang hilang pemain, tim tetap sangat konsisten. Saya pikir ada kucinya di dalam latihan. Waktu pemain kerja keras di latihan, punya konsentrasi di latihan pasti di pertandingan lebih siap,” kata Teco dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.

Pelatih asal Brasil itu juga tidak masalah bakal tampil di hadapan puluhan ribu Bonek – sebutan bagi suporter Persebaya. Justru itu membuat motivasi Marko Simic bakal meningkat.

Teco pun sudah meminta agar suporter Persija, Jakmania, tidak datang ke Stadion GBT. Itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara Jakmania dan Bonek memang kurang harmonis. Oleh karena suporter Persija memang diimbau agar tidak berangkat ke Surabaya.

“Kami sudah tahu yang besok stadion pasti penuh. Kami sudah minta tolong Jakmania tidak datang ke sini agar nantinya buat kita tidak masalah di dalam maupun di luar stadion. Yang penting Indonesia tidak buat masalah seperti tahun ini,” ungkap Teco.

Lebih lanjut ia mengatakan: “Pastinya besok tim juga semangat tinggi buat main. Kita dari persija bisa main bagus, bisa dapat hasil bagus. Kita sudah tahu Persebaya punya banyak pemain berkualitas. Kita harus respek mereka dan harus keras keras karena lawan tim punya kualitas.”

Diduga Aniaya AR, Saddil Terancam Dicoret dari Timnas Indonesia

Suara.com – Winger Persela Lamongan, Saddil Ramdani diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial AR (19). Pemain Timnas Indonesia U-19 itu pun telah dilaporkan ke Mapolres Lamongan untuk ditindaklanjuti.

Insiden itu terjadi pada, Kamis (1/11/2018), di belakang mes Persela Lamongan. Dugaan penganiayaan yang dilakukan Saddil membuat korban terluka.

Atas kasus itu, posisi Saddil di Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2018 terancam dicpret.

Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan akan mempertimbangkan pemanggilan Saddil yang sejatinya sudah masuk dalam skuat.

Berdasarkan pengamatan Suara.com, Jumat (2/10/2018), dari 23 pemain yang dipanggil, memang hanya Saddil yang belum bergabung pada pemusatan latihan Timnas Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Pelatih interim atau sementara Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Arief Apriadi) Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

“Ya mungkin wartawan sudah mengerti kenapa. Yang pasti akan kita pertimbangkan yah masalah ini, karena ini di luar sepakbola dan memengaruhi juga buat pemain,” kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (2/11/2018).

“Tadi kepada pemain saya sudah sampaikan satu tekad kepada pemain untuk menekankan nilai-nilai di dalam timnas yang harus dijaga. Karena kita bukan hanya di dalam lapangan saja, tapi di luar lapangan juga harus menjaga sikap,” tambahnya.

“Karena kami ini menjadi model dan contoh bagi anak-anak muda. Sehingga harus berikan contoh yang baik,” jelas mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.

Pemain Timnas Indonesia U19 Saddil Ramdani (tengah) dan pemain lainnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Arab Saudi U19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/10). ANTARA FOTO/Sigid KurniawanPemain Timnas Indonesia U-19, Saddil Ramdani (tengah), dan pemain lainnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Arab Saudi U-19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/10). [Antara/Sigid Kurniawan]

Lebih lanjut, Bima mengatakan pihaknya akan melakukan rapat malam ini untuk memutuskan nasib Saddil.

Beberapa opsi sudah disiapkan bilamana pada akhirnya Saddil dicoret dari skuat Timnas Indonesia.

“Kita akan rapat dahulu untuk memutuskan. Kalau pengganti banyak sih opsi yah. Sebenarnya kemarin kita akan panggil juga pemain sampai 26 (pemain),” tutur Bima.

“Cuma ya saya pikir ingin pulangkan pemain di dekat turnamen akan mulai, saya enggak tega juga. Makanya saya langsung tunjuk 23 saja,” ungkapnya.

Piala AFF 2018 akan berlangsung 8 November-15 Desember mendatang. Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.

Duh! Eks Bomber Juventus Ini Divonis 2 Tahun Penjara

Suara.com – Mantan penyerang Juventus dan Timnas Italia, Vincenzo Iaquinta kini jadi pesakitan. Ia dijatuhi hukuman penjara dua tahun atas kepemilikan senjata api oleh pengadilan yang tengah menangani kasus mafia besar-besaran di Italia, pada Rabu (31/10/2018) waktu setempat.

Iaquinta, pemilik 40 caps bersama Italia dan turut membawa Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006, merupakan satu dari 148 orang yang diadili terkait keterlibatan mereka dengan ‘Ndrangheta, sebuah perkumpulan mafia besar di Calabria, Italia Selatan.

Pengadilan membebaskan Iaquinta atas tuduhan keterlibatan langsung dengan mafia, namun ayahnya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara mencapai 19 tahun! Ayah Iaquinta merupakan satu dari sedikitnya 120 orang yang divonis bersalah.

Pengadilan sendiri menganggap Iaquinta secara ilegal menyerahkan dua pucuk senjata api kepada ayahnya, yang pada saat itu di bawah putusan pengadilan dilarang memiliki senjata api.

Pengacara ayah-anak yang berasal dari Calabria itu pun menyatakan akan mengajukan banding, sementara Iaquinta menyangkal melakukan kesalahan sebagaimana putusan pengadilan.

“Mereka merusak hidup saya hanya karena berasal dari Calabria,” keluh Iaquinta sembari meninggalkan gedung pengadilan, demikian dikutip Reuters yang dilansir ANTARA.

“Kami tidak melakukan apa-apa dan tak ada sangkut pautnya dengan ‘Ndrangheta. Saya menderita seperti anjing…akibat sesuatu yang tidak jelas!” ketusnya.

Menurut Iaquinta, senjata api yang diberikan ke ayahnya hanyalah demi menjaga diri karena berencana pindah rumah.

Di Italia, seorang terdakwa bisa mengajukan dua kali banding sebelum putusan inkracht. Pun ketika putusan sudah inkracht, kecil kemungkinan Iaquinta harus mendekam di penjara untuk kasus jenis yang dihadapinya.

‘Ndrangheta sendiri berkembang menjadi jaringan mafia kuat dalam satu dasawarsa terakhir di Italia Selatan, dengan aktivitas utama menyelundupkan kokain dan berbagai obat terlarang lainnya ke Eropa dari Afrika Selatan.

Inter Tolak Mentah-mentah Tawaran Man United untuk Milan Skriniar

Suara.com – Ketertarikan Manchester United pada centre-back tangguh Inter Milan, Milan Skriniar tampaknya memang bukan sekadar isapan jempol belaka. Namun, jalan Setan Merah untuk mendapatkan servis bek internasional Slovakia itu tampaknya takkan mudah.

Seperti diklaim Gazzetta Dello Sport, kubu Man United sudah mengajukan tawaran perdana untuk Skriniar. Namun tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh pihak Inter.

Menurut laporan tersebut, Man United memang benar-benar serius ingin mendatangkan Skriniar. Manajamen Setan Merah bahkan sudah mengajukan proposal pembelian untuk pemain berusia 23 tahun itu.

Man United diklaim telah melepas penawaran yang cukup menggiurkan. Mahar tak kurang dari 65 juta pounds telah disiapkan, agar Skriniar bisa pindah ke Old Trafford pada bursa transfer Januari 2019 nanti.

Namun sayang, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Inter. Man United pun mau tak mau harus menaikkan tawaran mereka jika memang masih bernafsu untuk mendapatkan servis Skriniar, namun itu pun kalau pihak Inter bersedia melapas sang centre-back andalan.

Menurut laporan yang sama, Skriniar sendiri saat ini enggan memperpanjang kontrak di Inter karena tergiur dengan prospek gabung Man United. Sebagai informasi, eks bek Sampdoria itu masih terikat kontrak dengan Inter hingga musim panas 2022 mendatang.

Piala Asia U-19: Kalah dari Jepang, Indra Mustafa Tetap Bangga

Suara.com – Dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia U-20 2019 tidak membuat bek Timnas Indonesia U-19, Indra Mustafa merasa malu. Kegagalan Garuda Nusantara dipastikan setelah tumbang 0-2 dari Jepang pada babak perempatfinal Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (28/10/2018).

Indra mengatakan, kegagalan ini harus diterima dengan kepala tegak. Pasalnya, ia dan rekan-rekannya sudah berusaha maksimal mengalahkan Jepang yang di atas kertas memang lebih kuat dan lebih diunggulkan.

“Saya tidak merasa malu. Saya menegakkan kepala. Kegagalan ini tidak harus membuat kami merasa terpuruk atau malu. Mungkin ini kegagalan yang akan membuat kami suatu saat nanti bisa jadi lebih baik,” jelas Indra Mustafa. 

Tampil di hadapan 65 ribu suporter di SUGBK, Indra menilai Timnas Indonesia U-19 sama sekali tak main buruk. Ia menyatakan, skuat Garuda Nusantara sudah berjuang semaksimal mungkin agar bisa memenangi pertandingan. 

Namun, hasil memang berkata lain. Ia pun menilai Timnas Indonesia U-19 memang belum saatnya berlaga di Piala Dunia.

“Menurut saya, tidak ada kekurangan apa pun dalam pertandingan tersebut, mungkin hanya belum rezeki. Takdirnya memang seperti ini, kami tidak bisa melakukan apa pun karena kami sudah bekerja keras, apa boleh buat,” tandasnya.

Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Jepang di Piala Asia U-19 2018

Suara.com – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 akan menghadapi ujian berat di babak perempat final Piala Asia U-19 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (28/10/2018).

Menghadapi Jepang, Indonesia wajib menang jika ingin mewujudkan mimpi untuk pertama kalinya lolos ke ajang prestisius yakni Piala Dunia U-20 tahun depan yang akan berlangsung di Polandia.

Namun, ambisi Garuda Nusantara di prediksi tak akan mudah terwujud. Pasalnya, Jepang merupakan juara bertahan Piala Asia U-19 2017.

Tim asuhan Indra Sjafri lolos ke perempat final setelah menempati runner-up grup A. Dari tiga pertandingan yang dijalani, Indonesia berhasil memenangkan dua laga yakni menghadapi Cina Tapiei dan Uni Emirat Arab (UEA).

Secara statistik, Indonesia harus mengkhawatirkan sisi pertahanan. Dari tiga laga yang dijalani, gawang Muhammad Riyandi sudah kebobolan tujuh gol, sementara Indonesia sendiri berhasil memasukan sembilan gol.

Di sisi lain, Jepang tampil superior dengan lolos sebagai juara Grup B. Tim Samurai Biru baru kebobolan tiga gol dan menyarangkan 13 gol dari tiga laga yang dijalani.

Melihat catatan tersebut, Jepang tentunya akan sangat diunggulkan dalam pertandingan kali ini. Apalagi, pada laga uji coba Maret lalu, Tim asuhan Masanaga Kageyama sempat menekuk Indonesia 1-4 di GBK.

Namun, Indra Sjafri selaku pelatih mengaku menolak terbeban. Dirinya tak ingin membawa kegagalan masa lalu pada pertandingan hidup mati ini.

Mantan pelatih Bali United itu menegaskan timnya akan berjuang sekuat tenaga. Apalagi pertandingan perempat final menghadapi Jepang digelar tepat dengan hari peringatan Sumpah Pemuda.

“Saya setiap hari selalu mengajak aura positif. Jangan masa lalu mulu, kita akan berjuang dan hasil tidak tahu,” kata Indra dalam jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (27/10/2018).

“Pertandingan besok (hari ini) jadi motivasi karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Yang dulu berperang lawan penjajah, sekarang kami akan berperang melawan ketertinggalan dalam sepak bola.”

Pada pertandingan kali ini, Indra Sjafri sepertinya akan menurunkan formasi sedikit berbeda dengan saat menang 1-0 menghadapi UEA. Hukuman akumulasi kartu yang diterima kapten tim, Nur Hidayat dan cideranya ‘wonder kid’ Egi Maulana Vikri membuat pelatih 55 tahun itu memutar otak.

“Saya orang yang tidak mengidolakan atau menjaga satu pemain (lawan), ya. Sama (halnya) kaya saya yang mengandalkan semua pemain untuk mencapai kemenangan,” pungkas Pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut.

Prediksi Susunan Pemain timnas Indonesia U-19 vs Jepang:

Timnas Indonesia U-19 (4-4-1): Muhammad Riyandi; Asnawi Mangkualam, Indra Mustafa, Rahmat Irianto, Firza Andika; Lutfi Kamal, Syahrian Abimanyu, Saddil Ramdani, Todd Rivaldo Ferre;Witan Sulaeman, Hanis Saghara

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas Jepang U-19 (4-4-2): Kosei Tani; Hirokazu Ishihara, Daiki Hashioka, Kanedeiebusu Mikuni, Shunki Higashi; Hiroki Abe, Mitsuki Saito, Hiroki Ito, Takefusa Kubo; Koki Saito, Taisei Miyashiro

Pelatih: Masanaga Kageyama

Pelatih PSM Tak Pusingkan Majalnya Sandro

Suara.com – Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts tidak terlalu mempersoalkan minimnya kontribusi atau sumbangan gol dari striker asing ‎Alessandro Ferreira Leonardo, atau yang lebih dikenal dengan nama Sandro, selama memperkuat tim Juku Eja.

Robert memahami kondisi dan atmosfer pertandingan di kompetusi Liga 1 jauh lebih ketat dan cepat dibandingkan kompetisi yang sempat diikuti Sandro sebelum bergabung bersama PSM.

Pernyataan ini sendiri dilontarkan Robert jelang laga lanjutan Liga 1 2018 kontra Madura United pada Senin (29/10/2018) malam WIB.

“Saya kira beberapa laga di sini berjalan lebih cepat dari pada yang didapatkan di kompetisi sebelumnya. Namun Sandro terlihat mulai bermain dengan bagus pada pertandingan terakhirnya,” ujar Robert ketika ditanya soal penanganan sepeti apa yang dibutuhkan untuk mempertajam naluri gol Sandro, seperti dilansir ANTARA.

Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan jika permainan PSM selama ini tidak mengacu pada satu striker saja sepeti yang dilakukan tim-tim lain di Liga 1.

Dengan mengandalkan kolektivitas tim, PSM memang banyak memiliki alternatif untuk bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

Sebagai informasi, PSM sukses menyapu bersih enam laga terakhir mereka di Liga 1 2018 dengan kemenangan dan kini tengah memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan lima poin dari pesaing terdekat.

“Kami mengadalkan kolektivitas. Tak masalah jika seorang striker tak mencetak gol demi gol selama tim kami terus bisa meraih hasil bagus, menang dan menang, lalu jadi juara. Itu yang jadi perhatian utama kami,” tandas Robert.

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Sudah Kantongi Kekuatan Jepang

Suara.com – Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Jepang pada babak perempat final Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (28/10/2018). Ini menjadi partai yang sangat penting untuk Garuda Nusantara.

Timnas Indonesia U-19 wajib memenangi pertandingan agar bisa lolos ke semifinal, itu juga sekaligus mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia tampil di Piala Dunia U-20 2019.

Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku sudah mengantongi kekuatan yang dimiliki Jepang. Oleh karena itu, persiapan pun sudah dilakukan.

“Kami sudah siapkan game plan, tinggal kami konsentrasi untuk pertandingan besok. Semua informasi tentang Jepang kami sudah dapat dan kami akan antisipasi terhadap semua hal yang terjadi nanti,” kata Indra selepas latihan di lapangan ABC, Senayan, Jumat (26/10/2018).

Indra Sjafri juga mengomentari pemain yang dijuluki Messi dari Jepang, yaitu Takefusa Kubo. Mantan pelatih Bali United itu mengatakan, Jepang bukanlah Kubo seorang.

“Saya tidak mewaspadai satu pemain, yang main bola itu 11 pemain. Jadi 11 pemain Jepang kami antisipasi,” tambahnya.

Indonesia lolos ke perempat final setelah menjadi runner up menemani Qatar yang jadi juara Grup A. Sementara Jepang lolos setelah menjadi jawara Grup B bersama dengan Thailand di posisi kedua.

Soal Tekanan Suporter, Egy Belajar dari Cristiano Ronaldo

Suara.com – Pemain timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri belajar banyak dari mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo terkait tekanan yang diterima dirinya oleh suporter.

Sebagaimana diketahui, Egy dan beberapa pemain Garuda Nusantara lainnya banyak mendapat kritikan dari suporter timnas Indonesia U-19. Pemain Lechia Gdanks itu ogah menimpali dan hanya fokus memperbaiki penampilan.

“Saya belajar dari pemain luar negeri. Kayak Ronaldo, berapa banyak yang menghujat dia. Dia fans-nya dan haters-nya lebih banyak dari saya,” kata Egy.

“Dia bisa (bemain bagus), kita harus belajar banyak dari dia. Kami masih berumur 18 tahun, rasanya tak adil tapi banyak yang menghujat. Saya dan teman-teman saya juga dihujat. Tapi memang ini resiko kami. Jadi kita optimistis,” tambah Egy.

Hujatan tersebut didapatkan Egy jelang pertandingan melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada laga pamungkas Grup A Piala Asia U-19 2018, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (24/10/2018). Namun, Egy berhasil membuktikan di laga tersebut dan membuat Garuda Nusantara lolos ke perempat final dengan kemenangan tipis 1-0.

Lebih lanjut, Egy mengatakan para pemain Lechia Gdansk memberi selamat atas keberhasilan Timnas Indonesia U-19 melaju ke perempat final. Meski, Egy ditandu keluar karena menderita cedera, dan digantikan Rafli Syaharil pada menit ke-68.

“Mereka bilang selamat bisa masuk delapan besar. Semoga lolos ke Piala Dunia. Sampai bertemu di Polandia,” ujarnya.

Seperti diketahui, tim semifinalis Piala Asia U-19 2018 dipastikan melaju ke Piala Dunia U-20. Ajang tersebut bakal digelar di Polandia pada 2019 mendatang.

Taklukkan MU di Old Trafford, Allegri: Juventus Pantas Menang

Suara.com – Juventus sukses membawa pulang tiga poin dari Old Trafford setelah mengalahkan Manchester United 1-0 di Liga Champions.  Pelatih Juventus Massimiliano Allegri pun puas  dengan performa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Bertandang ke Old Trafford, Rabu (24/10/2018) dini hari WIB, Juventus sukses membungkam tuan rumah MU 1-0. Gol tunggal kemenangan Bianconeri dicetak oleh Paulo Dybala di babak pertama.

Dengan hasil itu, Juventus masih memimpin klasemen Grup H dengan sembilan poin setelah menang di tiga laga. Allegri merasa skuatnya telah mendapat pelajaran penting setelah di laga terakhir di Serie A ditahan imbang Genoa.

“Melawan Genoa kami berhenti terlalu cepat dan pantas untuk dihukum,” ungkap Allegri usai pertandingan kepada Sky Sport Italia.

“Malam ini kami membiarkan beberapa peluang saat kehilangan bola dengan mudah, dan kami seharusnya lebih cepat dalam menggerakkan bola. Tetapi saat pemain statis, demikian juga bola,” lanjutnya.

Allegri pun puas dengan performa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di Old Trafford. “Ini adalah kinerja tim yang bagus dan kami pantas untuk mendapatkan kemenangan,” tukas Allegri

“Kami memenangkan banyak bola di udara, Alex Sandro bermain simple dan sangat baik dalam bertahan. Kami mengontrol tempo permain di babak pertama dan memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol.” (Football Italia)

Jadwal dan Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini

Suara.com – Manchester United vs Juventus menjadi salah satu laga menarik yang tersaji di matchday ketiga fase grup Liga Champions 2018. Berikut jadwal dan siaran langsung Liga Champions yang akan digelar Selasa malam hingga Rabu (23- 24/10/2018) dini hari WIB.

Bayern Munich akan bermain lebih dulu menghadapi tuan rumah AEK Athens di Grup E pada Selasa (23/10/2018) malam WIB. Begitu juga pertandingan di Grup H Young Boys menjamu Valencia juga akan digelar lebih awal nanti malam.

Selanjutnya, duel Manchester United vs Juventus di Grup H akan menjadi pertandingan menarik. Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo akan menjadi perhatian saat dia menghadapi mantan klubnya di Old Trafford.

Sementara laga yang tidak kalah menarik aakan terjadi di Santiago Bernabeu saat Real Madrid menjamu Viktoria Plzen. Di pertandingan lainnya, Manchester City akan bertandang ke markas Shakhtar Donetsk.

Berikut jadwal dan siaran langsung pertandingan matchday ketiga fase grup Liga Champions :

Pertandingan Selasa (23/10/2018) malam WIB :

Grup E
23:55 AEK Athens vs Bayern Munich (Live RCTI)

Grup H
23:55 Young Boys vs Valencia

Pertandingan Rabu (24/10/2018) dini hari WIB :

Grup E
02:00 Ajax ? – ? Benfica

Grup F
02:00 Hoffenheim vs Lyon
02:00 Shakhtar Donetsk vs Manchester City

Grup G
02:00 Real Madrid vs Viktoria Plzen
02:00 Roma vs CSKA Moscow

Grup H
02:00 Manchester United vs Juventus (Live RCTI)

Tak Lagi Latih Timnas, Ini Ucapan Perpisahan Mengharukan Luis Milla

Suara.com – Luis Milla telah dipastikan tidak lagi memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Tim nasional Indonesia. Pelatih asal Spanyol ini pun akhirnya buka suara dan menyampaikan salam perpisahannya.

Luis Milla sudah tidak lagi melatih Timnas Indonesia setelah PSSI secara resmi menujuk Bima Sakti sebagai pelatih. Sementara pelatih Luis Milla lewat akun twitternya pun telah mengucapkan salam perpisahan.

Dalam cuitan panjangnya di akun twitterya, @Luismillacoach, mengatakan bahwa ini bukanlah hal mudah baginya. Milla juga mengungkapkan beberapa hal soal kerjasamanya dengan induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI.

“Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia,” tulis Milla.

“Proyek selama satu setengah tahun akhirnya berakhir, meski manajemen yang kurang, pelanggaran kontrak yang berulang dan rendahnya profesionalisme para pimpinan selama 10 bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang baik.”

Namun demikian, Milla tetap senang dengan pengalamannya berada di Indonesia. “Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman kedua saya. Saya juga mengapresiasi sambutan yang baik kepada istri saya, asisten saya dan diri saya sendiri.”

Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona ini juga berterima kasih kepada seluruh staf di timnas yang bekerja bersamanya, khususnya kepada Bima Sakti, penerjemah Bayu Eka Sari, dokter timnas Syarief Alwi serta beberapa nama lainya.”Satu kebanggaan bisa bekerja sama dengan kalian semua,” tulis Milla.

Foto Twitter Luis Milla. (@Luismillacoach)Foto Twitter Luis Milla. (@Luismillacoach)

Luis Milla juga tidak lupa mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan serta keinginan tinggi untuk meningkat dengan sikap yang luar biasa setiap waktu.

“Saya tidak akan pernah melupakan Anda semua dan kalian akan selalu ada di hati saya. Ingatlah kalian punya teman di Spanyol saat ini untuk sampai kapan pun. Terima kasih Indonesia.”

Luis Milla pun mengakhirinya cuitannya di akun Twitternya dengan tulisan berbahasa Indonesia. “Sampai berjumpa lagi. Terima kasih atas dedikasinya, selama ini.”