Muslim Rusia dan Indonesia sama-sama toleran

Jakarta (ANTARA News) – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva mengatakan penduduk Muslim Rusia dan Indonesia mempunyai persamaan, yakni moderat dan toleran.

“Sekitar 20 juta jiwa penduduk Rusia memeluk agama Islam, yang mewakili 40 etnis yang tersebar di seluruh wilayah Rusia,” kata Vorobieva usai menghadiri pembukaan pameran foto “Tradisi Muslim Rusia” di Museum Bayt Al-Quran dan Istiqlal, TMII, Jakarta, Selasa.

Penduduk yang menganut agama Islam bertempat tinggal di wilayah Volga, Ural, Kaukasus, Moskow, Saint Petersburg, dan Siberia Barat.

Vorobieva mengatakan mereka hidup secara damai dengan warga Rusia yang menganut Kristen Ortodoks.

Indonesia dan Rusia setiap tahun melakukan pertukaran pelajar Muslim, salah satunya pengiriman pelajar Muslim Rusia untuk mengikuti lomba membaca Al-Qur’an yang diselenggarakan di Indonesia.

“Yang saya tahu, pelajar yang mengikuti lomba membaca Al-Qur’an itu seringkali menjadi juara,” kata Vorobieva.

Dari pertukaran tersebut, hubungan antara Muslim Rusia dengan Muslim Indonesia terjalin dengan baik.

Vorobieva menambahkan, salah satu yang juga menjadi sorotan adalah keikutsertaan Muslim Tatar dalam festival kebudayaan Islam di Provinsi Aceh pada Agustus 2018.

“Ada potensi yang besar untuk kerja sama ekonomi Islam antara Rusia dan Indonesia. Komunitas Bisnis Muslim Rusia sangat tertarik untuk mengembangkan produk halal dan bank syariah dengan komunitas bisnis Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Kedubes Rusia kenalkan Islam di negaranya lewat pameran foto

Baca juga: Menag harapkan pameran foto Muslim Rusia jadi sarana pembelajaran

Baca juga: Kemkominfo-mpn gelar pameran foto refleksi pemilu

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019