Turki perintahkan penangkapan 295 personel militer terkait Gulen

Istanbul (ANTARA News) – Turki pada Jumat memerintahkan penangkapan 295 personel militer yang masih aktif, kata kantor kejaksaan, menuduh mereka berafiliasi dengan ulama yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

Ankara berpendapat bahwa Gulen menjadi dalang upaya kudeta 2016.

Mereka yang ditahan termasuk tiga kolonel, delapan mayor dan 10 letnan, dengan sekitar setengah terduga berasal dari militer sedangkan sisanya berada di pasukan militer lain termasuk pasukan udara dan angkatan laut, menurut pernyataan itu, demikian Reuters melaporkan.

Kantor kejaksaan mengatakan polisi melancarkan operasi penangkapan pada pukul 1:00 dini hari (waktu setempat) berdasarkan penyelidikan panggilan telepon berbayar antara terduga mata-mata Gulen. Tidak diketahui pasti berapa banyak jumlah tersangka yang sudah ditangkap hingga saat ini.

Baca juga: Turki sudah penjarakan 2.000 orang lebih terkait upaya kudeta

Sekitar 250 orang tewas saat upaya kudeta gagal pada 2016. Gulen, yang merupakan mantan sekutu Presiden Tayyip Erdogan, membantah dirinya terlibat dalam upaya tersebut.

Gulen mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat, sejak 1999.

Baca juga: Istanbul ubah nama jalan demi hapus keterkaitan dengan Gulen

Lebih dari 77.000 orang dipenjara sambil menunggu persidangan sejak kudeta. Penangkapan di sejumlah daerah juga masih kerap dilakukan. Pihak berwenang telah memecat 150.000 pegawai dipil dan personel militer.

Sekutu Turki dari negara Barat mengkritik tindakan keras tersebut. Mereka menuduh Erdogan memanfaatkan kudeta sebagai dalih untuk membungkam perbedaan pendapat. Pihak berwenang Turki mengatakan langkah-langkah tersebut diperlukan guna memerangi ancaman terhadap keamanan nasional.

Redaktur: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesawat Boeing yang terdampar di Iran selama dua bulan akhirnya lepas landas

Oslo, (ANTARA News) – Pesawat Boeing komersil milik maskapai Norwegian Air yang terdampar di Iran setelah melakukan pendaratan darurat pada Desember, akhirnya lepas landas dan akan tiba di Swedia pada Sabtu dini hari, menurut juru bicara Norwegian Air, Jumat.

Pesawat jenis 737 MAX, lepas landas pada 14 Desember dari Dubai menuju Oslo namun harus mendarat di Shiraz, Iran akibat adanya gangguan pada salah satu mesinnya. Sejak saat itu pesawat tetap berada di sana, lantaran terganjal oleh peraturan setempat sekaligus menunggu mesin baru didatangkan.

Perusahaan Boeing membutuhkan suku cadang untuk memperbaiki pesawat tersebut, namun karena adanya sanksi yang kembali diberlakukan oleh pemerintahan Trump, tentang penjualan pesawat sipil, termasuk servis dan suku cadang, dilarang masuk di Iran, demikian kantor berita Reuters.

“Boeing Jenis 737 MAX milik Norwegian Air lepas landas dari Bandara Shiraz di Iran dan akan tiba di Bandara Stockholm Arlanda pada Sabtu dini hari. Setelah dua bulan di Iran, akhirnya pesawat tersebut bisa dibawa pulang,” kata juru bicara Astrid Mannion-Gibson dalam surat elektronik.

Kedutaan Besar AS di Oslo tidak bersedia berkomentar. Pihak Boeing pun juga demikian.

Norwegia sebelumnya pada Rabu mengatakan sedang dalam proses pembelian mesin baru yang hendak diterbangkan ke Iran namun pada Jumat juru bicara tersebut tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Produk apapun yang mengandung lebih dari 10 persen dari barang atau teknologi asal AS harus memerlukan lisensi AS agar dapat dikirim ke Iran.

Norwegian Air pernah mengatakan bahwa lisensi yang dibutuhkan untuk melakukan servis pesawat memakan waktu lebih banyak dari biasanya, karena sebagian perusahaan harus membiasakan diri dengan peraturan di Iran, tempat perusahaan tidak beroperasi.

Sebanyak 186 penumpang dan enam kru yang berada di pesawat pada 14 Desember dapat meninggalkan Shiraz keesokan harinya.

Penyunting: Asri Mayang Sari/Maria D. Andriana
Baca juga: Ancaman bom paksa pesawat Norwegian Air mendarat di Swedia Barat
Baca juga: AS berlakukan kembali sanksi atas Iran

 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Microsoft perluas layanan keamanan siber ke 12 negara Eropa

Bengaluru (ANTARA News) – Microsoft Corp mengatakan, Rabu, pihaknya akan menawarkan layanan keamanan siber AccountGuard ke 12 pasar baru di Eropa, termasuk Jerman, Prancis dan Spanyol, untuk menutup kesenjangan keamanan serta melindungi para konsumen di wahana politik dari peretasan.

Microsoft baru-baru ini mendeteksi serangkaian serangan, yang muncul antara September dan Desember 2018 dan dialami para karyawan jaringan kebijakan luar negeri Jerman, German Council on Foreign Relations, serta kantor-kantor The Aspen Institute dan The German Marshall Fund di Eropa, kata perusahaan itu.

Rangkaian serangant tersebut, yang mengenai 104 akun karyawan di Belgia, Prancis, Jerman, Polandia, Rumania dan Serbia, diyakini berasal dari sebuah kelompok bernama Strontium, kata Microsoft.

Layanan AccountGuard juga akan tersedia di Swedia, Denmark, Belanda, Finlandia, Estonia, Latvia, Lithuania, Portugal dan Slowakia.

Menjelang pemilihan Parlemen Eropa pada Mei yang sangat penting, para pejabat Jerman berupaya meningkatkan keamanan siber setelah seorang mahasiswa berusia 20 tahun membobol data sehingga mengungkapkan kerentanan negara dengan perekonomian terbesar di Eropa itu.

Baca juga: Ancaman keamanan siber sebabkan kerugian miliaran dolar bagi organisasi di Indonesia
Baca juga: Microsoft dan FB tak mau ikut-ikutan serangan siber pemerintah

Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mantan pemimpin EU: Inggris kemungkinkan tunda Brexit

London (ANTARA News) – Inggris kemungkinan akan menunda Brexit dan tidak akan meninggalkan Uni Eropa pada Maret, kata mantan Presiden Komisi Uni Eropa Jose Manuel Barroso, Selasa.

Ia menambahkan bahwa Uni Eropa kemungkinan akan menerima permintaan perpanjangan guna menyelesaikan rincian pemisahan Inggris dari blok tersebut.

“Menurut saya, skenario yang paling mungkin muncul adalah tidak melakukannya (Inggris berpisah dari Uni Eropa, red) pada Maret tahun ini. Kita perlu lebih … persiapan,” kata Barroso kepada Sky News. Ia menjawab pertanyaan soal apakah menurut dia Brexit akan terjadi sesuai jadwal, yaitu tanggal 29 Maret.

Barroso saat ini menjabat sebagai kepala noneksekutif di Goldman Sachs.

“Bahkan kalau sekarang ada kesepakatan positif, dari sudut pandang praktis jelas bahwa segalanya belum siap. Jadi, saya kira hal yang perlu dilakukan adalah melakukan perpanjangan, dan saya yakin jika Inggris meminta perpanjangan Pasal 50, negara-negara Uni Eropa akan dengan mudah menerimanya.”

Baca juga: Para menteri Inggris diam-diam bahas penundaan Brexit
Baca juga: Ratu Elizabeth II akan dievakuasi bila terjadi kerusuhan Brexit

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bruno Ganz pemeran Hitler dalam “Downfall” tutup usia

Zurich (ANTARA News) – Bruno Ganz, aktor Swiss yang berperan sebagai Adolf Hitler dalam “Downfall,” film yang dinominasikan meraih Oscar, tutup usia rumahnya di Zurich pada Sabtu (16/2) dalam usia 77 tahun, kata agennya.

Aktor yang juga memerankan kakek baik hati dalam “Heidi” itu meninggal karena sakit kanker.

Ganz aktif dalam teater, film dan televisi berbahasa Jerman selama lebih 50 tahun dan merupakan peraih Iffland-Ring, anugerah terkemuka bagi para aktor yang berbahasa Jerman.

“Salah satu aktor paling terkenal di masa kita sudah pergi, karya briliannya tetap dikenang. Kami berduka cita bersama keluarga dan teman-teman Bruno Ganz,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam cuitannya di Twitter, demikian Reuters melaporkan.

Ganz, anak seorang ayah dari Swiss yang bekerja sebagai mekanik dan ibu dari utara Italia, tumbuh di Zurich dan memutuskan menjadi aktor setelah seorang teknisi lampu yang baik hati mengizinkannya ikut sebuah teater lokal.

Jalan yang ditempuhnya tak mulus karena keluarganya menentang pilihannya. “Sebagai seorang anak laki-laki saya tidak pemalu,” kenangnya dalam satu wawancara.

Baca juga: Lukisan Adolf Hitler dilelang di Los Angeles

Baca juga: Merkel: Rakyat Jerman tak akan lupakan kejahatan Nazi

Baca juga: Turis China diciduk usai acungkan tangan gaya Hitler di Jerman

Saat remaja, Ganz putus sekolah karena memutuskan belajar akting pada malam hari di Zurich. Di tempat itu, dia juga bekerja sebagai penjual buku dan sebagai paramedis terlatih.

Pada tahun 1960-an, Ganz meninggalkan Swiss untuk bekerja di teater di Jerman, dan sejak tahun 1970-an dan seterusnya ia main di teater Schaubuehne di Berlin.

Dia memperpenghargaan atas penampilannya, sementara ia juga meniti karir di bioskop. Ia bekerja dengan para sutradara Jerman seperti Wim Wenders, Werner Herzog dan Volker Schloendorff.

Pada 1987, Ganz berperan sebagai bidadari yang disebut Damel dalam film “Wings of Desire” karya Wenders.

Pengalaman-pengalamannya terus bertambah. Salah satu perannya yang paling terkenal ialah sebagai Hitler dalam film “Downfall” tahun 2004, yang mendramatisasi diktator Nazi itu di bungkernya di Berlin, pada hari-hari terakhirnya. Film itu merupakan salah satu usaha pertama Jerman untuk mengangkat karakter sang Fuehrer dalam film.

Redaktur: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jerman: Pembicaraan perlucutan senjata mesti juga libatkan China

Munchen, Jerman (ANTARA News) – Kanselir Jerman Angela Merkel telah menyarankan pembicaraan yang lebih luas mengenai perlucutan senjata global yang akan mencakup China, setelah kegagalan kesepakatan senjata nuklir, yang bersejarah, antara Amerika Serikat dan Rusia.

“Perlucutan senjata adalah sesuatu yang harus kita semua hadapi,” kata pemimpin Jerman tersebut dalam Konferensi Keamanan Munchen pada Sabtu.

“Kita akan gembira jika pembicaraan semacam itu diselenggarakan bukan hanya antara Amerika Serikat dan Rusia tapi juga dengan China,” kata Merkel, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam.

Pernyataannya dikeluarkan sebelum konferensi perlucutan senjata internasional, yang direncanakan, di Berlin pada Maret, yang akan dipusatkan pada sistem senjata baru yang canggih.

Baca juga: Pejabat Rusia: keluarnya AS dari INF “pukulan” buat kestabilan global

Baca juga: Rusia bantah tuduhan Amerika soal pelanggaran Traktat Rudal Nuklir Jangka Menengah

AS dan Rusia meninggalkan kesepakatan Nuklir Jarak-Menengah (INF), yang bersejarah pada awal Februari, setelah Washington menuduh Moskow melanggar kesepakatan tersebut.

Kesepakatan itu, yang ditandatangai pada 1987 antara AS dan Rusia, dipandang sebagai tonggak sejarah keamanan Eropa pada erat pasca-Perang Dingin.

Kesepakatan tersebut melarang kedua negeri itu memiliki dan menguji-coba rudal yang diluncurkan dari darat dengan jarak jelajah antara 500 dan 5.500 kilometer.

Redaktur: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Murid sekolah di Inggris demo pelajaran perubahan iklim

London (ANTARA News) – Ribuan anak membawa pelajaran dalam pawai unjuk rasa, pada Jumat, dengan meminta aksi tentang perubahan iklim, sehingga mendapat sentilan halus dari kantor Perdana Menteri karena mengganggu belajar, sebaliknya mendapat pujian dari menteri energi dan pegiat.

Anak-anak muda itu arak-arakan ke alun-alun parlemen di London dan berkumpul di kota-kota lain sambil membawa bentangan bertuliskan “Perubahan iklum lebih buruk ketimbang PR”, “Bertindaklah sekarang untuk masa depan kita” dan seruan-seruan lain.

“Guru saya sudah mengatakan agar saya tidak ikut ke luar, tapi kami tetap pergi karena ini penting,” kata Rio (11) kepada Reuters.

Baca juga: Inggris serukan tindakan global untuk tanggulangi perubahan iklim

Baca juga: Inggris nilai Indonesia berperan tangani perubahan iklim

Seorang juru bicara untuk kantor Perdana Menteri Theresa May mengatakan, meskipun pemerintah menyambut perjanjian dengan para pelajar, gangguan di sekolah dan pelajaran akan sulit bagi para guru.

Menteri Energy Claire Perry sebaliknya mengatakan “ia sangat bangga” dengan anak-anak muda itu sedangkan pemimpin Partai Buruh dari pihak oposisi Jeremy Corbyn mengemukakan dukungannya buat “murid masa kini yang masa depannya paling ada di jalur”.

Pada awal pekan, 224 akademikus dari Oxford, Cambridge dan perguruan tinggi lainnya mendeklarasikan dukungan bagi para pelajar dalam surat terbuka yang disiarkan di The Guardian.

“Mereka yang ikut dalam unjuk rasa mempunyai hak yang nyata untuk marah tentang masa depan yang kita semua seharusnya wariskan kepada mereka, jika langkah yang penting dan tepat tidak kita lakukan,” tulis mereka.

Unjuk rasa itu merupakan bagian dari “Gerakan Protes Sekolah untuk Iklim” yang dimulai pada Agustus 2018 saat aktivis Swedia yang berusia 16 taun Greta Thunberg mulai berunjuk rasa di depan parlemen pada hari sekolah.

Redaktur: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Festival Film Internasional Berlinale ke-69

Aktor Wang Jingchun (kanan) dan aktris Yong Mei berpose sambil memegang trofi Beruang Perak untuk Aktor dan Aktris Terbaik di Film Di jiu tiang chang (So Long, My Son) pada malam penghargaan Festival Film Internasional Berlinale ke-69 di Berlin, Jerman, Sabtu (16/2/2019) malam waktu setempat. ANTARA FOTO/Reuters/Hannibal Hanschke/wsj.

Dubes Asia di Vatikan respon deklarasi Abu Dhabi

Para dubes Asia untuk Takhta Suci Vatikan berencana menyelenggarakan seminar internasional dengan mengundang pejabat di Vatikan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya di Roma pertengahan tahun 2019

London (ANTARA News) – Para duta besar dari Asia untuk Takhta Suci Vatikan berencana menyelenggarakan seminar internasional sebagai respon atas Deklarasi Abu Dhabi yang merupakan dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama yang ditandatangani Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Ahmad Al-Tayyeb, di Uni Emirat Arab awal Februari 2019.

Pensosbud KBRI Takhta Suci Vatikan, Muhammad Ferdien kepada Antara London, Jumat, mengatakan para dubes Asia untuk Takhta Suci Vatikan berencana menyelenggarakan seminar internasional dengan mengundang pejabat di Vatikan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya di Roma pertengahan tahun 2019.

Menurut Muhammad Ferdien, rencana penyelenggaraan seminar internasional mengemuka dalam pertemuan berkala grup Asia pada hari Minggu 14 Februari 2019 di Kedubes Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan. Dalam pertemuan ini juga dibahas kemungkinan diadakannya bazar makanan Asia di sela-sela seminar.

Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Antonius Agus Sriyono, saat ini menjabat sebagai Koordinator Asia Group.

Isi pokok dari deklarasi tersebut antara lain berupa penekanan atas pentingnya kesadaran terhadap rekonsiliasi dan persaudaraan di antara semua umat beragama, peningkatan nilai-nilai toleransi, dan penolakan terhadap penggunaan agama untuk kekerasan dan ekstremisme.

Menyikapi hal tersebut, para Dubes Asia yang tergabung dalam “Asian Ambassadors to the Holy See” melihat perlunya diadakan seminar berupa dialog antaragama guna mempromosikan Deklarasi Abu Dhabi dan merefleksikan pandangan negara negara di Asia terhadap Deklarasi tersebut.

Anggota grup Asia saat ini berjumlah 13 negara yang terdiri dari Australia, China, Filipina, Indonesia, Iran, Irak, Jepang, Korea Selatan, Lebanon, Malaysia, Mesir, Timor Leste, dan Turki.

Sebelum mengadakan interreligious dialog, para Dubes Asia berencana melakukankunjungan ke Kantor Pontifical Council for Interreligious Dialogue Vatikan guna mendapatkan penjelasan terinci mengenai kebijakan Vatikan terhadap Deklarasi tersebut.

Baca juga: KBRI Vatikan gelar dialog antar agama di Napoli  

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dubes Prancis untuk Italia yang dipanggil pulang kembali ke Roma

Paris, (ANTARA News) – Duta Besar Prancis untuk Italia, yang dipanggil pulang ke negaranya bulan ini sebagai respons atas serangkaian komentar pedas dari politikus Italia terhadap Prancis, akan kembali ke Roma pada Jumat, kata Menteri Urusan Eropa Prancis.

Prancis memanggil pulang duta besarnya pada 7 Februari. Penarikan tersebut menjadi yang pertama bagi utusan Prancis untuk Roma sejak Perang Dunia II.

“Hari ini dia kembali ke Roma,” kata Menteri Nathalie Loiseau kepada Radio RTL, Jumat.

Hubungan antara dua sekutu dekat tersebut memanas sejak pertengahan 2018, saat Wakil Perdana Menteri Italia Luigi di Maio dan Matteo Salvini secara verbal menyerang Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pemerintahan yang dipimpinnya. Kritik tersebut kebanyakan menyangkut soal kebijakan migrasi, demikian Reuters.

Pemanggilan tersebut muncul sesaat setelah di Maio bertemu degan sejumlah anggota gerakan “rompi kuning” Prancis, yang berkampanye selama berbulan-bulan dan kerap menggunakan kekerasan menentang program reformasi Macron.

Sejak saat itu kedua negara berupaya menekan ketegangan di antara mereka.

Presiden Italia berbicara dengan Presiden Macron melalui sambungan telepon “dan mereka menyatakan sejauh mana … persahabatan (mereka) … penting dan betapa saling membutuhkan kedua negara tersebut,” kata Loiseau kepada RTL.

Penyunting: Asri Mayang Sari
 
Baca juga: Iran panggil dubes Prancis, Belgia, Jerman di Teheran
Baca juga: Prancis panggil Dubes Indonesia soal terpidana mati

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cerita demokrasi, pluralisme, dan HAM Indonesia ditampilkan di Jenewa

Jakarta (ANTARA News) – Cerita mengenai keberhasilan demokrasi, pluralisme, dan perlindungan HAM di Indonesia ditampilkan dalam peluncuran inisiatif “Good Human Rights Stories”, di Jenewa pada Rabu (13/2), menjelang masa persidangan Dewan HAM ke-40.

“Setiap negara memiliki cerita keberhasilan dalam pemajuan dan perlindungan HAM yang penting untuk dibagi kepada negara-negara lain,” kata Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Dubes Kleib, setelah 70 tahun diadopsinya Deklarasi Universal HAM, sudah seharusnya masyarakat internasional memperingati HAM dengan cara-cara yang lebih positif  termasuk dengan berbagi kisah sukses dalam memenuhi dan melindungi HAM. 

Dubes Kleib menegaskan bahwa keteguhan Indonesia pada demokrasi dan keberagaman pada hakikatnya berdasarkan pada kesetaraan dan persamaan hak dihadapan hukum, nilai-nilai perdamaian, serta ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.

Selain paparan Dubes Kleib, juga ditayangkan video singkat yang menggambarkan perjalanan demokrasi Indonesia dan kisah kemajuan HAM Indonesia di tengah-tengah keberagaman sebagai jawaban untuk kehidupan HAM yang lebih baik pasca-1998. 

Indonesia diundang dalam aliansi ini tentunya karena rekam jejak HAM Indonesia yang semakin baik. 

Indonesia, yang terus menunjukan kepemimpinannya di kawasan di bidang demokrasi dan HAM serta kerjasama efektifitas mekanisme HAM PBB, menjadi rujukan bagi negara-negara lain untuk pemajuan dan perlindungan HAM di tingkat global. 

Pengakuan tersebut tercermin dari kepercayaan yang diberikan pihak penyelenggara kepada Indonesia sebagai negara pertama dari dua kelompok panelis dengan 11 wakil negara yang berbagai pengalaman dalam acara tersebut.

Selain Indonesia, acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Komisaris Tinggi HAM PBB dan Presiden Dewan HAM, serta wakil dari Tunisia, Gambia, Uruguay, Selandia Baru, Burkina Faso, Argentia, Cape Verde, Norwegia, Georgia, dan Korea Selatan. 

Wakil organisasi masyarakat sipil yang ikut dalam peluncuran inisiatif ini di Jenewa adalah Internasional Service for Human Rights dan wakil media dari Reuters.

Komisaris Tinggi HAM (KTHAM) dalam pidato pembukaan menekankan pentingnya kerja sama dengan mekanisme HAM PBB. 

Menurut KTHAM, selain kiprah Kantor KTHAM dalam membantu negara di bidang HAM, negara itu sendiri juga perlu memperbaiki kondisi HAM-nya melalui komitmen dan cerita positif masing-masing agar dapat menginspirasi. 

Presiden Dewan HAM yang juga hadir dalam pidatonya menyatakan pentingnya inisiatif lintas wilayah dari 13 negara dan Uni Eropa tersebut karena menunjukkan peran dan dampak Dewan HAM terhadap kehidupan sehari-hari individu.

Sejak awal Indonesia terlibat dalam inisiatif yang diluncurkan Uni Eropa ini bersama 13 negara lainnya. 

“Good Human Rights Stories” merupakan suatu inisiatif aliansi global untuk HAM yang dimajukan oleh Uni Eropa dan sejumlah mitra negara termasuk Indonesia serta wakil LSM dan Media Internasional. 

Inisiatif ini memajukan pendekatan baru dalam pemajuan dan perlindungan HAM berbasis pada keberhasilan dan upaya nyata negara di bidang HAM dan diharapkan memberikan inspirasi bagi negara lain. 

Peluncuran di Jenewa ini merupakan kelanjutan dari peluncuran inisiatif “Good Human Rights Stories” di sela-sela persidangan Majelis Umum PBB ke-73 bulan September 2018 yang dihadiri Sekjen PBB, Komisaris Tinggi HAM PBB, Wakil Presiden/Perwakilan Tinggi Uni Eropa, Menlu RI dan Menteri negara peserta lainnya.

Inovasi “Good Human Rights Stories” diharapkan dapat memperkuat kerja sama internasional untuk penguatan kapasitas negara dalam memenuhi kewajiban HAM-nya, baik secara mandiri maupuan melalui kerja sama bilateral dan multilateral. 

Baca juga: PBB apresiasi kemajuan HAM di Indonesia

Baca juga: KT HAM PBB tidak akan tindaklanjuti petisi dari Benny Wenda

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pangeran Philip tidak akan dituntut karena kecelakaan mobil

London, (ANTARA News) – Pangeran Philip, suami Ratu Inggris Elizabeth II, tidak akan menghadapi tuntutan atas kecelakaan mobil yang terjadi bulan lalu dan melukai dua perempuan serta menyebabkan Land Rover miliknya terbalik.

Duke of Edinburgh berusia 97 tahun itu, lolos tanpa cedera dalam kecelakaan pada 17 Januari, saat mobilnya bertabrakan dengan sebuah mobil yang tengah melaju di dekat kediaman kerajaan Sandringham di Inggris timur.

Pengemudi lainnya adalah perempuan berusia 28 tahun, mengalami cedera di bagian lutut. Seorang penumpangnya yang juga perempuan berusia 45 tahun juga membawa bayi berusia sembilan bulan di dalam mobil tersebut, mengalami patah pergelangan tangan, Reuters mengabarkan.

Insiden tersebut memicu perdebatan di Inggris soal apakah pangeran Philip masih boleh mengendarai mobil pada usia senjanya. Dia menerima peringatan dari kepolisian lantaran berkendara tanpa sabuk pengaman hanya dua hari berselang setelah kecelakaaan tersebut. Sebelumnya bulan ini pangeran dengan sukarela menyerahkan SIM miliknya.

“Kami memperhitungakn semua keadaan dalam kasus ini, temasuk tingkat kesalahan, usia pengemudi dan penyerahan SIM,” kata Crown Prosecution Service dalam satu pernyataan, Kamis.

“Kami memutuskan bahwa kasus ini tidak akan menjadi kepentingan umum untuk menuntut.”

Philip pensiun dari kehidupan publik pada 2017, akan tetapi masih kerap terlihat bersama istrinya yang berusia 92 tahun di sejumlah acara resmi.

Di Inggris tidak ada usia legal untuk berhenti mengendarai kendaraan, namun para pengemudi yang berusia diatas 70 tahun harus memperbaharui SIM mereka setiap tiga tahun sekali.

Pada 2016, Philip pernah mengendarai mobil untuk Presiden AS pada waktu itu, Barack Obama beserta istri Michelle Obama untuk mengantarkan mereka makan siang di Windsor Castle saat kunjungan negara ke Inggris.

Hal tersebut memancing Obama untuk berkomentar: “Saya harus katakan bahwa saya belum pernah disopiri oleh Duke of Edinburgh sebelumnya, tetapi saya bisa melaporkan bahwa pangeran Philip membawa mobil dengan sangat mulus.”

Penyunting: Asri Mayang Sari
 
Baca juga: Alasan keluarga kerajaan Inggris jarang pakai sabuk pengamanBaca juga: Alasan keluarga kerajaan Inggris jarang pakai sabuk pengaman
Baca juga: Ratu Elizabeth menyetir tanpa sabuk pengaman sehari setelah suaminya kecelakaan
Baca juga: Suami Ratu Elizabeth pensiun dari tugas kerajaan
Baca juga: Alasan keluarga kerajaan Inggris jarang pakai sabuk pengaman

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden microsoft, Paus gelar pertemuan bahas kecerdasan buatan

Vatican City, (ANTARA News) – Presiden Microsft Brad Smith menggelar pertemuan dengan Paus Fransiskus, Rabu, untuk membahas etika penggunaan kecerdasan buatan, kata Vatikan.

Kedua tokoh tersebut juga akan membahas cara untuk menjembatani kesenjangan digital antara negara-negara kaya dan miskin, sebagaimana diberitakan Reuters.

Direktur perusahaan teknologi ternama dan pemimpin Katolik Roma berusia 81 tahun tersebut menggelar pembicaraan selama sekitar 30 menit di kediaman Sri Paus.

Paus Fransiskus sebelumnya pernah melontarkan pernyataan bahwa dia adalah orang yang “gaptek” (gagap teknologi).

Keduanya membahas “kecerdasan buatan untuk tujuan kebaikan bersama serta berbagai aktivitas yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di tingkat global,” kata pernyataan Vatikan.

Smith (60) dalam wawancara dengan harian Vatikan L`Osservatore Romano mengatakan bahwa “etika kuat dan peraturan baru yang berkembang” dibutuhkan agar kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan tidak jatuh ke tangan yang jahat.

Vatikan mengatakan bahwa Akademi Kepausan untuk Pendidikan akan bergabung bersama Microsoft untuk menjadi sponsor hadiah desertasi doktor terbaik 2019 mengenai tema “Kecerdasan buatan untuk melayani kehidupan manusia.”

Akademi Kepausan untuk Pendidikan adalah lembaga pedidikan yang berfokus pada etika kehidupan yang dianut Gereja Katolik.
Penyunting: I Wayan Yoga

Baca juga: Bos-bos Silicon Valley justru larang anak mereka main medsos
Baca juga: Waktu berkualitas antara orangtua-anak kurangi kecanduan gawai

 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

11 negara eu sudah penuhi sasaran energi terbarukan tahun 2020

Brussel,   (ANTARA News) – Uni Eropa (EU) memproduksi 17,5 persen kebutuhan tenaga listriknya dari sumber-sumber terbarukan pada 2017, sementara 11 dari 28 anggota EU sudah mencapai sasaran tahun 2020 sedikitnya 20 persen, menurut data terbaru Eurostat.

Sumber-sumber energi tenaga terbarukan seperti angin, air dan sinar matahari, tercatat 17 persen dari campuran energi di EU tahun 2016 dan 8,5 persen tahun 2004, tahun pertama angka-angka yang ada, kata Eurostat.

Sasaran tahun 2020 merupakan batu loncatan untuk mencapai target 32 persen pada 2030, seperti diberitakan Reuters.

“Uni Eropa berada di jalur tepat untuk memenuhi sasaran terbarukannya tahun 2020, dengan 11 negara anggota sudah berada di atas target nasional mereka,” kata Komisaris Iklim Miguel Arias Canete, yang mengimbau blok itu untuk mencapai emisi nol.

Laporan itu menyebutkan Swedia memiliki saham tertinggi dari konsumsi energi terbarukan, dengan lebih dari setengah energinya berasal dari sumber-sumber terbarukan pada tahun 2017.

Luxembourg memiliki proporsi paling rendah, dengan sumber-sumber energi terbarukan hanya 6,4 persen dari penggunaan energi.

Hingga 2017, Belanda, Prancis, Irlandia, Inggris, Polandia dan Belgia termasuk di antara negara-negara anggota EU yang masih belum mencapai sasaran yang mereka tetapkan tahun 2020.

Baca juga: Pohon tenaga surya eTree pertama Eropa ditanam di PrancisLembaga Lingkungan Hidup Eropa mengatakan tahun lalu bahwa perubahan blok itu menuju energi terbarukan berjalan lamban. Keadaan itu menyebabkan kemampuan untuk mencapai sasarannya pada tahun 2020 dan 2030 belum terlihat.

Sasaran-sasaran tersebut merupakan bagian dari kebijakan bersama blok itu untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan sedikitnya 40 persen di bawah tingkat tahun 1990 pada tahun 2030, sesuai dengan Perjanjian Paris guna menjaga pemanasan global berada di bawah 2 derajat.

 Penyunting: M. Anthoni

Baca juga: Peneliti sarankan pembentukan “green banking” untuk danai proyek energi terbarukan
Baca juga: Ini respon Jonan saat Finlandia tawarkan kerja sama energi terbarukan
Baca juga: Sultra-Korsel kembangkan energi terbarukan

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Erdogan: Turki akan buru semua kelompok teror

Ankara, Turki,   (ANTARA News ) – Turki akan memburu semua kelompok teror yang digunakan sebagai alat untuk menjadikannya tawanan, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.

Ketika berbicara dalam satu pertemuan terbuka di Provinsi Laut Hitam, Kastamonu, Erdogan mengatakan Turki “telah berjuang di wilayahnya selama seribu tahun”.

Baik “kelompok separatis PKK, FETO –yang kejam, atau kelompok produk-proyek Da`esh”, presiden Turki tersebut kembali berikrar akan melawan terorisme, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam.

“Kami telah memburu mereka dan akan terus memburu mereka di Gunung Cudi, Gabar dan Tendurek dan bahkan di Qandil,” kata Erdogan.

Mengenai serangan terhadap Turki, ia mengatakan, “Baru-baru ini, mereka berusaha menghentikan pembangunan (di Turki) dengan menghalangi kemajuan kita.”

“Politisi yang tak memiliki visi dan birokrat yang tak berkualitas” dimanfaatkan sebagai alat, kata Erdogan. Ia menambahkan ekonomi juga dimanfaatkan sebagai senjata dengan menggunakan “pembenaran sederhana”.

Mereka kadangkal menyusul pertengkaran di dalam masyarakat Turki dengan memanfaatkan perpecahan seperti sayap-kanan, sayap-kiri, sekuler, non-sekuler, Alevi dan Suni, katanya.
 Penyunting: Chaidar Abdullah
Baca juga: Erdogan katakan Turki siap ambil alih Kota Manbij, Suriah
Baca juga: Presiden Turki berikrar akan terus hancurkan pelaku teror
Baca juga: Presiden Turki berikrar akan terus hancurkan pelaku teror

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pangeran Philip dari Inggris serahkan SIM setelah tabrakan

London (ANTARA News) – Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, secara sukarela menyerahkan surat izin mengemudinya setelah dia mengalami kecelakaan lalu lintas bulan lalu, Istana Buckingham mengatakan pada Sabtu (9/2).

Pangeran Philip, 97 tahun, tak mengalami luka-luka pada 17 Januari ketika mobil Land Rover yang ia kemudikan terguling dalam tabrakan dengan sebuah mobil di dekat kediaman keluarga kerajaan di Sandringham di bagian timur Inggris.

“Setelah mempertimbangkan dengan seksama, (Pangeran Philip yang bergelar) The Duke of Edinburgh, telah mengambil keputusan untuk secara sukarela menyerahkan SIM-nya,” demikian diumumkan istana kerajaan dalam sebuah pernyataan.

Pengemudi lain, seorang wanita yang berusia 28 tahun, menderita luka-luka di bagian lututnya dan seorang wanita penumpang di dalam mobil itu, yang membawa seorang bayi berusia sembilan bulan, mengalami patah pada bagian pergelangan tangan.

Para saksi mata mengatakan Philip ditarik ke jalan utama dari mobil yang dia kemudikan.

Philip, yang mengalami gangguan pada matanya karena kecelakaan itu, dua hari setelah tabrakan tersebut juga menerima peringatan dari polisi karena mengemudi tanpa menggunakan sabuk pengaman.

Baca juga: Alasan keluarga kerajaan Inggris jarang pakai sabuk pengaman
Baca juga: Ratu Elizabeth menyetir tanpa sabuk pengaman sehari setelah suaminya kecelakaan

Kepolisian Norfolk membenarkan bahwa Philip secara sukarela menyerahkan SIM-nya kepada petugas pada Sabtu. Dikatakan, SIM itu akan diserahkan selanjutnya kepada DVLA, otoritas yang mengeluarkan SIM di Inggris.

“Hasil investigasi atas tabrakan (17 Januari) telah diserahkan ke Layanan Penuntutan Mahkota untuk diambil pertimbangan,” tambahnya.

Philip tak lagi menjalani kehidupan publik pada 2017, walaupun ia masih sesekali tampak bersama dengan istrinya yang berusia 92 tahun pada acara-acara resmi.

Baca juga: Suami Ratu Elizabeth pensiun dari tugas kerajaan

Di Inggris, tak ada batasan umur untuk mengemudi, tetapi pengemudi yang sudah berusia di atas 70 tahun harus memperbarui SIM mereka tiap tiga tahun.

Philip mengendarai sebuah mobil, dengan penumpang Presiden Amerika Serikat saat itu Barack Obama dan istrinya Michele, menuju jamuan makan siang di Windsor Castle ketika Obama dan Michele melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris pada 2016. Kemudian Obama berujar, “Saya harus katakan saya tak pernah naik mobil dengan sopir seorang Duke of Edinburgh sebelumnya, tapi saya dapat laporkan perjalanan sangat mulus.”

Ratu Elizabeth, pengemudi militer terlatih dalam Perang Dunia Dua, dikatakan telah mengagetkan Raja Abdullah dari Arab Saudi, yang waktu itu putera mahkota, dengan duduk di belakang kemudi dan membawanya berkeliling melihat-lihat kawasannya dalam kunjungan ke Inggris pada 1998.

Pada saat itu, kaum wanita dilarang mengemudi di Arab Saudi.

Baca juga: Ratu Elizabeth jenguk Pangeran Philip di rumah sakit

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pameran di London lukiskan kehidupan dan warisan Mandela

London (ANTARA News) – Satu pameran yang menggambarkan perjalanan hidup dan warisan Nelson Mandela dibuka di London pada Jumat (8/2).

Jam tangan yang selalu digunakan kemana dia pergi ke berbagai negara di dunia sebagai presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan termasuk salah satu benda yang dapat ditemukan dalam pameran interaktif itu.

Para pengunjung dapat menyaksikan perjalanan hidup Mandela termasuk masa kanak-kanaknya sebagai putera seorang pemuka di pedesaan Eastern Cape, penahanannya selama 27 tahun dan berakhirnya apartheid ketika ia menjadi presiden pada 1994. Mandela wafat pada 2013 dalam usia 95 tahun, demikian Reuters melaporkan.

Baca juga: Presiden Xi: Mandela pejuang kemanusiaan

Baca juga: Wisata Afrika Selatan untuk pencinta satwa hingga pengagum Nelson Mandela

Para pengunjung pameran juga bisa menyaksikan lebih 150 benda yang belum pernah dipamerkan sebelumnya antara lain pakaian, poster-poster kampanye dan dokumen-dokumen perjalanan yang dipinjam dari keluarga peraih Hadiah Perdamaian Nobel dan museum-museum serta arsip dari berbagai negara.

London merupakan kota pertama yang memerkan pertunjukan tur “Mandela: The Official Exhibition” sebelum diadakan secara tetap di kota kelahirannya Mvezo.

“Ini tanggung jawab generasi kita untuk menjamin bahwa kita merekam sejarah bagi generasi-generasi yang akan datang untuk memahami karakter dan memahami capaian Nelson Mandela yang gemilang,” kata Zelda La Grange, pembantu pribadi presiden dan kurator tamu pameran itu.

Redaktur: Gusti Nur Cahya Aryani

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesawat Norwegia mendarat di Stockholm karena ancaman bom

Stockholm (ANTARA News) – Sebuah pesawat maskapai Norwegia, Air Shuttle, dengan 169 penumpang di dalamnya kembali ke Bandara Arlanda di luar Stockholm dan dievakuasi pada Kamis (7/2) setelah mendapat ancaman bom, kata Kepolisian Swedia.

Kepolisian mengatakan ada ancaman bom terhadap pesawat tertentu yang kini mendarat di Arlanda.

“Ketika evakuasi selesai, pesawat akan digeledah oleh satuan penjinak bom nasional,” kata Juru Bicara Kepolisian Towe Hagg.

Televisi Swedia mengatakan pesawat itu mengangkut beberapa anggota tim renang Swedia yang berangkat ke Prancis untuk mengikuti perlombaan dan kamp pelatihan.

“Semua orang duduk dengan tenang dan menunggu kapan kami bisa turun dari pesawat,” kata perenang gaya bebas Isak Eliasson seperti dikutip SVT.

Otoritas Norwegia mengatakan ada ancaman terhadap pesawat dengan nomor penerbangan DY4321 yang terbang dari Arlanda menuju Nice di Prancis.

Baca juga: Air Mata, Karangan Bunga, Lilin, Bendera: Oslo Berduka

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusia siap pertimbangkan usulan pakta nuklir AS

Moskow (ANTARA News) – Rusia siap mempertimbangkan beberapa usulan baru dari Amerika Serikat (AS) untuk mengganti pakta nuklir era Perang Dingin, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada Kamis.

Menurut dia, pakta yang kini dibekukan itu bisa diganti perjanjian dengan ruang lingkup yang lebih luas dan meliputi lebih banyak negara.

Rusia akhir pekan lalu membekukan perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF) setelah Washington mengumumkan pihaknya akan mundur dari perjanjian itu dalam waktu enam bulan kecuali jika Rusia mengakhiri hal yang mereka anggap sebagai pelanggaran terhadap pakta itu. Moskow, di sisi lain, membantah tuduhan AS tersebut.

Perjanjian yang disahkan pada 1987 itu membatasi persenjataan rudal jarak menengah dua negara dengan kekuatan nuklir terbesar di dunia tersebut. Meskipun demikian, kedua negara itu bebas untuk memproduksi dan mengerahkan rudal-rudalnya.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan bahwa dia ingin menggelar pembicaraan yang bertujuan untuk membuat perjanjian kontrol persenjataan baru.

“Tentu saja kami telah melihat rujukan dalam pernyataan Presiden Trump mengenai kemungkinan sebuah perjanjian baru yang akan ditandatangani di ruangan yang indah dan oleh karena itu, perjanjian ini juga harus memasukkan negara-negara lain sebagai pesertanya,” kata Ryabkov.

“Kami menunggu usulan ini diwujudkan dan dibakukan…,” kata Ryabkov dalam konferensi pers di Moskow.

Ryabkov mengatakan AS belum mengirimkan usulan konkret mengenai pakta baru itu kepada Moskow.

Baca juga: AS beri Rusia ultimatum 60 hari untuk patuhi Perjanjian Nuklir
Baca juga: Mundurnya AS dari perjanjian nuklir bukan sinyal Perang Dingin baru

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NATO umumkan London jadi tuan rumah KTT Desember

Brussel (ANTARA News) – Para pemimpin sekutu NATO akan menggelar pertemuan pada Desember di London, kata Sekretaris Jenderal aliansi militer Negara Barat, Jens Stolenberg, dalam satu pernyataan, Rabu.

Pemilihan lokasi menambahkan simbolisme, saat Inggris tengah bersiap-siap meninggalkan Uni Eropa bulan depan seraya menegaskan bahwa NATO akan mempertahankan peran utama dalam keamanan benua tersebut.

KTT NATO terakhir, yang digelar di markasnya di Brussel pada Juli, melihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump meresahkan banyak sekutu Eropa, termasuk Jerman. AS menuntut Jerman agar menggelontorkan dana lebih banyak untuk pertahanan mereka dan mengurangi apa yang disebutnya ketergantungan mereka pada Rusia untuk sebagian besar kebutuhan energi mereka, demikian Reuters melaporkan.

Baca juga: NATO minta Rusia laksanakan tanggung jawab di Suriah

Baca juga: Trump tuduh Jerman jadi “tawanan” Rusia dalam NATO

Stoltenberg mengatakan: “Kami berterima kasih kepada Inggris karene bersedia menjadi tuan rumah untuk pertemuan ini, yang memasuki tahun ke-70 berdirinya NATO.

“London merupakan rumah bagi markas pertama NATO. Inggris merupakan salah satu dari 12 anggota pendiri NATO dan terus memainkan peran utama dalam Aliansi tersebut, memberikan kontribusi penting bagi keamanan bersama kami.”

“Pertemuan di London akan menjadi satu kesempatan … untuk membicarakan tantangan keamanan yang kita hadapi sekarang dan di masa yang akan datang, serta memastikan bahwa NATO terus beradaptasi untuk menjaga keselamatan populasinya yang hampir berjumlah satu miliar orang.”

Redaktur: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Para menteri Inggris diam-diam bahas penundaan Brexit

London (ANTARA News) – Para menteri Inggris secara diam-diam mengadakan pertemuan untuk membahas rencana menunda Brexit (pemisahan Inggris dari Uni Eropa) sekitar enam pekan, harian The Telegraph melaporkan, Selasa (5/2).

Penundaan itu akan memundurkan Brexit menjadi 24 Mei. Saat ini, Inggris berencana meninggalkan Uni Eropa (EU) pada 29 Maret 2019.

Para menteri berharap EU akan menyetujui “masa tenggang” dua bulan setelah 29 Maret, kalau-kalau kesepakatan yang diajukan Perdana Menteri Theresa May lolos di parlemen, untuk menambah waktu bagi pembuatan undang-undang, menurut laporan The Telegraph.

May akan menuju Brussel pada Kamis untuk meminta para pemimpin EU menerima perubahan-perubahan yang mengikat secara hukum atas pengaturan perbatasan Irlandia dalam kesepakatan pemisahan Inggris atau menghadapi kemungkinan kekacauan karena tidak ada kesepakatan soal Brexit.

London dan Brussel mempermasalahkan apakah kesepakatan Brexit yang sekarang sudah ditutup pada November bisa diubah, sehingga memberi peluang kemungkinan penangguhan untuk Brexit, detik-detik penentuan apakah sepakat atau tidak sepakat soal Inggris keluar dari EU.

Baca juga: Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit
Baca juga: Inggris pererat hubungan dengan ASEAN antisipasi pasca-Brexit

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Prancis, Jerman umumkan kontrak pertama pembuatan jet tempur

Paris (ANTARA News) – Prancis dan Jerman pada Rabu akan mengumumkan kontrak pertama selama dua tahun bernilai 65 juta euro (sekitar satu triliun rupiah), yang didanai secara setara oleh keduanya, untuk merancang jet tempur masa depan, menurut sumber di militer Prancis.

Dassault Aviation dan Airbus yang akan membangun jet, yang diharapkan akan menggantikan Rafale dari Dassault dan Eurofighter dari Jerman pada 2024, akan mulai mengerjakan konsep dan perancangan, menurut sumber tersebut.

Kedua perusahaan diperkirakan akan mendemonstrasikan pesawat dan mesinnya pada pertengahan 2019.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Markel pertama kali mengumumkan rencana tersebut pada Juli 2017 untuk Sistem Pesawat Tempur Masa depan (FCAS), yang akan meliputi jet tempur dan senjata terkait, termasuk `drone` (pesawat nirawak).

Setelah hampir dua tahun persiapan kedua perusahaan, kesepakatan pada Rabu dan penandatanganan kontrak akan membuka jalan sesungguhnya bagi dimulainya program tersebut.

Airbus dan Dassault telah menunggu penandatanganan pertama kontrak-kontrak untuk mengawali pelaksanaan proyek baru tersebut.

Perusahaan mesin pesawat Safran dari Prancis dan MTU Aero dari Jerman diharapkan membentuk satuan tugas bersama untuk mengembangkan mesin pesawat baru sedangkan perusahaan elektronik Prancis Thales dan pembuat roket Eropa MBDA juga akan ikut serta dalam proyek.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly dan Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen akan memimpin upacara penandatanganan yang berlangsung di Safran, di barat daya Prancis, Rabu.

Jerman melepaskan kendala terbesar untuk mencapai kemajuan dalam proyek itu pekan lalu ketika negara itu tunduk pada permintaan Prancis serta mengeluarkan pesawat siluman F-35 buatan Lockheed Martin dari tender multimiliar euro untuk menggantikan jet tempur tua Tornado, yang bisa mengangkut senjata nuklir AS.

Prancis dan Jerman akan menambahkan Spanyol sebagai mitra penuh dalam program tersebut pada musim panas, kata beberapa sumber kepada Reuters pada Desember.

Inggris, yang akan meninggalkan Uni Eropa pada Maret, memperlihatkan program pembangunan pesawat saingannya, yang disebut Tempest, dalam pameran dirgantara Farnborough pada Juli.

Baca juga: Merkel-Macron perdalam kerja sama Franco-Jerman dan perkuat UE

Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Denmark usir dua karyawan Huawei pelanggar izin kerja

Kopenhagen (ANTARA News) – Pihak berwenang Denmark mengusir dua anggota staf Huawei Technologies setelah pemeriksaan di perusahaannya di Kopenhagen menunjukkan bahwa mereka melanggar hukum terkait izin tinggal dan izin bekerja, kata kepolisian, Senin.

Polisi mengatakan inspeksi terhadap perusahaan China cabang Kopenhagen itu merupakan bagian dari penyelidikan rutin yang dilakukan pihak berwenang di sejumlah lokasi yang banyak pekerja asing.

Empat anggota staf Huawei didakwa setelah pemeriksaan pada Kamis, yang dua di antaranya kemudian diusir dari negara tersebut, kata juru bicara kepolisian Kopenhagen.

Berita itu pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg.

Juru bicara tidak mengungkapkan apakah mereka yang didakwa itu berkewarganegaraan China.

Dia mengatakan inspeksi tersebut tidak ada kaitannya dengan berita utama baru-baru ini, seputar maraknya pengawasan terhadap hubungan Huawei dengan pemerintah China serta sejumlah tuduhan bahwa Beijing dapat memanfaatkan teknologinya untuk melakukan pengintaian, tuduhan yang dibantah perusahaan tersebut.

Tidak ada satu pun perwakilan Huawei di Kopenhagen yang dapat dihubungi melalui telepon. Perusahaan tersebut juga belum menjawab sejumlah pertanyaan yang dikirim melalui surat elektronik.

Baca juga: Komentari kasus Huawei, duta besar Kanada untuk China dipecat
Baca juga: Huawei barambisi kuasai pasar ponsel dunia

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turki katakan negara-negara pendukung Guaido picu krisis Venezuela

Istanbul (ANTARA News) – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada Ahad negara-negara yang mengakui presiden sementara Venezuela Juan Guaido memicu masalah Venezuela dan menghukum jutaan rakyatnya.

Turki telah mendukung Presiden Venezuela Nicolas Maduro berbeda dari Amerika Serikat dan Kanada sebagai sekutu-sekutunya di NATO, dan beberapa negara berhaluan kanan di Amerika Latin yang telah mengakui langkah Guaido –yang memproklamirkan diri sendiri sebagai pemimpin sementara.

Presiden Turki Tayyip Erdogan, yang telah memperkuat hubungan ekonomi dan politik dengan Karakas, menyeru Maduro bulan lalu untuk tetap tegus melawan apa yang ia lukiskan “pembangunan anti-demokrasi”.

Menlu Cavusoglu mengatakan pada Ahad negara-negara yang mendukung Guaido hendaknya bekerja mendorong perundingan guna menyelesaikan krisis Venezuela.

“Inilah masalah sebuah negara, ada percikan api yang bisa berubah menjadi kebakaran kapan saja. Dalam perkara ini, mereka sebaiknya menyumbang bagi solusi masalah melalui dialog,” kata Cavusoglu kepada wartawan di Istanbul.

“Tetapi apakah itu bagaimana mereka menangani berbagai hal. Tidak. Sebaliknya, hal itu dipicu dari luar. Rakyat Venezuela sedang dihukum pendekatan seperti itu,” kata dia.

Cavusoglu mengatakan Turki telah berusaha memprakarsai pembicaraan mengenai Venezuela tahun lalu antara Washington dan negara-negara Amerika Latin. “Tapi hari ini tak satu negarapun yang telah mengambil langkah-langkah terhadap Venezuela mengupayakan dialog.”

Perbedaan pandangan mengenai Venezuela dapat menjadi titik gesekan serius lain antara Washington dan Ankara, yang juga sudah mengambil kebijakan berbeda di Suriah, sanksi Iran dan rencana Turki membeli sistem pertahanan peluru kendali Rusia.

Pada Jumat Marshall Billingslea, asisten menteri AS untuk urusan pembiayaan teroris di Departemen Keuangan, mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Turki mengenai sanksi-sanksi atas Venezuela dan Iran.

Seorang pejabat senior AS mengatakan pekan lalu, Washington sedang mempelajari kegiatan-kegiatan komersial Turki dengan Venezuela dan akan mengambil tindakan “jika kami menilai ada pelanggaran atas sanksi-sanksi kami”.

Para pejabat Turki mengatakan perdagangan Ankara sesuai dengan hukum dan regulasi internasional, demikian Reuters.

(Uu.M016)
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Damkar selamatkan 200 orang dalam insiden salju tebal di Italia

Milan (ANTARA News) – Ribuan kendaraan terjebak dalam kemacetan yang disebabkan salju tebal di Jalan A22 pada Sabtu (2/2)sementara petugas pemadam kebakaran telah menyelamatkan 200 orang beberapa jam terperangkap di dalam mobil dan bus.

Antrean kendaraan di jalan yang menghubungkan wilayah-wilayah di timur laut negara itu dengan Austria mencapai 16 km, kata juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Otonomi Bolzano.

Dia menambahkan pihaknya mengalami kesulitan untuk menghitung jumlah kendaraan yang terjebak salju namun mereka menyebut jumlahnya “ribuan.”

Dia mengatakan mobil-mobil pemadam kebakaran digunakan untuk mengevakuasi sekitar 200 orang yang membutuhkan pertolongan setelah mereka terperangkap selama beberapa jam di bawah suhu beku.

Akibat cuaca buruk, beberapa kendaraan berat yang tidak dilengkapi dengan fitur sirkulasi udara untuk cuaca dingin, menepi, memblokir lalu lintas.

Pada Sabtu pagi, longsoran salju menerjang jalan tersebut, namun tidak ada kendaraan yang melintas saat itu.

Beberapa jalur mulai bergerak pada sore, namun masih banyak kendaraan yang terjebak. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.

Baca juga: 24 orang tewas akibat salju longsor di Italia
Baca juga: Juventus vs Atalanta ditunda karena stadion diselimuti salju

Sumber: Reuters 
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratu Elizabeth II akan dievakuasi bila terjadi kerusuhan Brexit

London (ANTARA News) – Para pejabat Inggris telah mengaktifkan kembali rencana darurat era Perang Dingin untuk memindahkan keluarga kerajaan bila terjadi kerusuhan di London, lapor dua surat kabar yang terbit pada Minggu.

Langkah itu diambil bila proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (EU) atau Brexit mengalami kendala.

“Langkah darurat ini telah ada sejak era Perang Dingin, namun saat ini ditujukan dalam keadaan kekacauan sipil setelah Brexit yang tidak menghasilkan kesepakatan,” kata Sunday Times. Harian itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya dari Kantor Kabinet yang menangani masalah-masalah sensitif pemerintahan.

Harian Mail on Sunday pada Minggu juga mengatakan pihaknya mendengar beberapa rencana untuk memindahkan keluarga kerajaan, termasuk Ratu Elizabeth II, ke sejumlah lokasi aman yang jauh dari London.

Pemerintah Inggris tengah berjuang untuk mendapatkan dukungan parlemen untuk menyetujui kesepakatan transisi dengan EU sebelum batas waktu Brexit pada 29 Maret mendatang. Pada saat yang sama, pemerintah dan pelaku bisnis juga menyiapkan rencana cadangan bila Brexit tidak menghasilkan kesepakatan.

Kelompok-kelompok bisnis telah memperingatakan kerusuhan kemungkinan akan terjadi bila terjadi penundaan panjang terhadap impor EU akibat pemeriksaan baru bea cukai. Mereka juga memperingatkan kemungkinan kelangkaan pangan dan obat-obatan.

Pidato tahunan Ratu, yang berusia 92 tahun tersebut, kepada organisasi-organisasi perempuan setempat pada bulan lalu secara luas dianggap sebagai seruan bagi para politikus untuk mencapai kesepakatan Brexit.

Legislator pendukung Brexit Jacob Rees-Mogg mengatakan kepada Mail on Sunday bahwa penerapan rencana itu menunjukkan kepanikan yang tidak perlu oleh para pejabat terkait Brexit yang tidak menghasilkan kesepakatan. Dia mengatakan keluarga kerajaan sebelumnya tetap tinggal di London saat pengeboman Perang Dunia II.

Tapi, Sunday Times mengatakan seorang mantan perwira kepolisian yang ditugaskan mengawal keluarga kerajaan, Dai Davies, memperkirakan Ratu Elizabeth II akan dipindakan ke luar London jika terjadi kerusuhan.

“Jika terjadi masalah di London, sudah pasti Anda akan memindahkan keluarga kerajaan menjauh dari lokasi-lokasi penting itu,” kata Davies, yang dikutip media tersebut.

Baca juga: Ratu Elizabeth II restui PM Inggris memulai Brexit
Baca juga: PM Inggris presentasikan delapan RUU Brexit

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan orang ikuti pawai antipemerintah di Beograd

     Beograd, Serbia (ANTARA News) – Ribuan warga negara Serbia berkumpul untuk sembilan kali berturut-turut di Ibu Kota Serbia, Beograd, guna memprotes pemerintah.

        Puluhan ribu demonstran turun ke jalan di ibu kota Serbia untuk memperlihatkan ketidakpuasan mereka, sambil membawa spanduk bertuliskan “Satu dari lima juta”.

        Apa yang disebut sebagai protes “satu dari lima juta” itu dimulai pada 8 Desember 2018, setelah satu peristiwa pada 23 November, ketika seorang politikus oposisi Borko Stefanovic diserang dan dipukuli di kota kecil Kursevac di bagian selatan negeri tersebut.

        Pawai pada Sabtu menandai protes rutin kesembilan berturut-turut di Beograd.

        Satu pawai luar biasa diselenggarakan pada 16 Januari, ketika pemrotes menggelar peringatan pertama pembunuhan yang tak terselesaikan atas politikus Serbia Kosovo Oliver Ivanovic di Kosovska Mitrovica, Kosovo.

        Protes hanya direncanakan untuk diselenggarakan di Beograd tapi pada Januari rakyat di lebih dari 30 kota besar dan kecil bergabung dengan gerakan itu dengan menyelenggarakan protes mereka sendiri.

        Warga di sebanyak 20 kota besar dan kecil telah mengumumkan mereka akan menggelar pertemuan terbuka pada Februari, kata penyelenggara, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu pagi.

        Salah satu kota terbesar seperti Nis, Novi Sad, Kragujevac, Vranje, Cacak, Mladenovac, Pozarevac dan Uzice sudah menyelenggarakan protes.

        Protes rutin dimulai pada pukul 18.00 waktu setempat di Bundaran Pelajar di pusat Kota Beograd. Setelah pidato, massa bergerak ke gedung Parlemen, Istana Presiden, gedung lembaga penyiaran publik, RTS, dan kadangkala ke gedung pemerintah.

        Pemrotes membawa spanduk yang bertuliskan, “Bangunlah Serbia”, “Vucic gugur, kapitalisme gugur” dan “Kami bersama rakyat”.

        “Protes Terhadap Kediktatoran” adalah kelompok yang secara resmi menyelenggarakan protes itu.

        Kelompok yang sama menyelenggarakan protes massa sebelumnya, setelah Alekzandar Vucic, Presiden Serbia saat ini terpilih pada 2016.

        Sementara itu, banyak anggota partai oposisi juga ikut dalam protes tersebut.

        Tuntutan utama pemrotes adalah pengawasan yang lebih baik atas proses pemilihan umum dan kampanye serta sanksi pidana buat mereka yang melakukan pelanggaran kampanye.

        Pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Nebojsa Steganovic, karena ia diduga menghina pemrotes, juga menjadi salah satu tuntutan pengunjuk rasa.

        Mereka juga ingin penyelesaian kasus pembunuhan politikus Serbia Kosovo Oliver Ivanovic.

        Selain itu, mereka menuntut wakil dalam protes diberi waktu lima menit dalam tayangan berita utama lembaga penyiaran publik, RTS, dan kehadiran yang lebih rutin politikus oposisi di RTS.

        Sementara itu, Vucic berkeras bahwa ia takkan menyerah terhadap “pemerasan dari politisi oposisi” tapi telah menambahkan ia bersedia bertemu dan mendengar dari warga yang tidak puas terhadap pemerintahannya.

        Vucic juga mengatakan jika oposisi menginginkan pemilihan umum sela, ia siap melakukannya dan, jika ia kalah, ia siap melepaskan semua jabatannya.

        Namun, partai oposisi di Aliansi mengatakan mereka takkan ikut dalam pemilihan umum sela.

        Aliansi bagi Serbia, kelompok longgar 30 organisasi dan partai oposisi sekarang memainkan peran penting dalam mengumpulkan pemrotes.

        Vucic dan koalisinya memiliki mayoritas 160 kursi di Parlemen, yang memiliki 250 anggota.

Penyunting: Chaidar Abdullah/Tia Mutiasari
 

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

102 Pemrotes Rompi Kuning ditangkap di Prancis saat protes berlanjut

Paris, Prancis, (ANTARA News) – Sedikitnya 102 pemrotes Rompi Kuning ditangkap pada Sabtu (12/1) di Ibu Kota Prancis, Paris, tempat polisi menggunakan gas air mata serta semprotan air terhadap para pengunjuk rasa itu.

Champs-Elyesees tenang pada pagi hari, namun ketegangan antara polisi dan pemrotes meningkat pada siang hari.

Para demonstran melemparkan batu ke polisi sementara polisi menggunakan air mata dan semprotan air ke arah pemrotes, kata Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad siang.

Di Bourges, Prancis Tengah, 500 pemrotes berusaha memasuki pusat kota yang bersejarah, tempat protes dilarang masuk oleh kantor gubernur.

Sementara itu di Belanda, kalangan Rompi Kuning menggelar protes terhadap pemerintah di 14 kota besar, termasuk di Den Haag, Amsterdam dan Rotterdam.

Protes Rompi Kuning, yang dimulai sebagai reaksi terhadap kenaikan pajak bahan bakar dan berkembang menjadi demonstrasi terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah berlangsung terus kendati pemerintah menyerukan agar kegiatan tersebut dihentikan.

Protes itu mula-mula digelar di Prancis pada 17 November, tapi dengan cepat meluas serta merembes ke negara lain Eropa.

Baca juga: Penerbangan internasional ke Paris turun di tengah protes rompi kuning
Baca juga: Protes rompi kuning berlanjut dalam upaya mengakhiri pemerintah Prancis

Ribuan pengunjuk rasa dengan mengenakan rompi kuning terang –sehingga mereka dijuluki pemrotes Rompi Kuning– telah berkumpul di berbagai kota besar utama Prancis, termasuk ibu kotanya, Paris, untuk menentang kenaikan pajak kontroversial Macron dan situasi ekonomi yang memburuk.

Para pengunjuk rasa menggelar protes dengan menghalangi jalan dan lalu-lintas, dan juga menghalangi jalan masuk dan ke luar pada banyak stasiun pompa bensin.

Pemrotes tersebut, yang pada umumnya tinggal di daerah pinggir kota akibat tingginya harga sewa rumah dan apartemen di kota besar, telah mendesak Macron agar memangkas pajak bahan bakar dan meringankan kesulitan ekonomi mereka.

Macron, yang menghadapi tekanan dari pemrotes, mengumumkan kenaikan upah minimum dan membatalkan kenaikan pajak bahan bakar.

Sedikitnya 10 orang meninggal, lebih dari 5.500 orang lagi ditahan, dan lebih dari seribu orang lagi cedera dalam protes.

Redaktur: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei pecat karyawan yang ditangkap di Polandia atas tuduhan mata-mata

Hongkong/Warsawa (ANTARA News) – Pembuat peralatan telekomunikasi China Huawei mengatakan pada Sabtu (12/1) pihaknya telah memecat seorang karyawan yang ditangkap di Polandia atas tuduhan mata-mata dalam perkara yang dapat meningkatkan keprihatinan keamanan Barat mengenai perusahaan itu.

Menteri Dalam Negeri Polandia Joachim Brudzinski menyerukan Uni Eropa dan NATO untuk mengambil sikap bersama atas apakah mengeluarkan Huawei dari pasar mereka setelah penangkapan karyawan China itu dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia pada Jumat.

Kedua orang tersebut telah mendengarkan tuduhan-tuduhan tersebut dan dapat ditahan selama tiga bulan, demikian Reuters melaporkan.

Huawei, produser alat telekomunikasi terbesar di dunia, menghadapi pengawasan ketat di Barat karena hubungannya dengan pemerintah China dan dugaan-dugaan Amerika Serikat bahwa peralatannya dapat digunakan Beijing untuk mata-mata.

Baca juga: Huawei hukum karyawan karena cuitan dari iPhone

Tak ada bukti telah diajukan di depan umum dan perusahaan tersebut berulang-ulang membantah tuduhan-tuduhan tersebut, tetapi beberapa negara Barat telah membatasi akses Huawei ke pasar-pasar mereka.

Pada Agustus, Presiden AS Donald Trump menandatangani satu rancangan undang-undang yang melarang pemerintah AS menggunakan peralatan Huawei dan mempertimbangkan mengeluarkan perintah eksekutif yang akan juga melarang perusahaan-perusahaan AS melakukan hal tersebut.

Brudzinski mengatakan Polandia ingin meneruskan kerja sama dengan China tetapi pembahasan diperlukan mengenai apakah mengeluarkan Huawei dari sejumlah pasar.

“Ada kekhawatiran tentang Huawei di dalam NATO juga. Hal itu akan mendorong pembuatan sikap bersama, di antara negara-negara anggota UE dan para anggota NATO,” kata dia kepada stasiun radio swasta RMF.

“Kami inginkan hubungan dengan China yang baik, intensif dan atraktif bagi kedua pihak,” tambahnya.

Baca juga: AS bela Kanada mengenai penangkapan CFO Huawei

Tak ada hubungan

Huawei, yang berusaha menjauhkan diri dari insiden itu, mengatakan dalam satu pernyataan pihaknya telah memecat Wang Weijing, yang “tindakan-tindakan yang dituduhkan atasnya tak memiliki hubungan dengan perusahaan itu.”

“Sesuai dengan persyaratan kontrak kerja dengan Huawei, kami telah membuat keputusan ini karena insiden tersebut membuat citra Huawei jadi buruk,” demikian pernyataan itu.

“Huawei mengikuti hukum dan peraturan yang berlaku di negara-negara tempatnya beroperasi, dan kami mensyaratkan tiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara-negara tempat mereka bertugas,” tambah pernyataan itu.

Joe Kelly, seorang juru bicara Huawei, menolak memberikan rincian lebih jauh.

Seorang juru bicara dinas keamanan Polandia mengatakan kepada Reuters tuduhan-tuduhan itu terkait dengan tindakan-tindakan individu, dan tidak berhubungan langsung ke Huawei Technologies Cos Ltd.

Penyunting: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Protes terhadap Presiden Serbia masuki pekan keenam

Beograd (ANTARA News) – Ribuan warga Serbia, Sabtu (12/1), berpawai menentang Presiden Aleksandr Vucic dan Partai Progresif Serbia (SNS) pimpinannya, antara lain untuk menuntut kebebasan media, penghentian serangan terhadap wartawan dan tokoh-tokoh oposisi serta transparasi perjanjian dengan Kosovo.

Para penentang, yang dikumpulkan Aliansi untuk Serbia, meneriakkan “Vucic, pencuri!” dalam pekan keenam gelombang protes tersebut.

Demonstrasi pada Sabtu digelar menjelang kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dijadwalkan Kamis depan.

Vucic mengatakan keanggotaan di Uni Eropa tetap menjadi tujuan utama Serbia. Pada saat yang sama, ia menjalin hubungan erat dengan Rusia, yang telah sekian lama menjadi sekutu negara Slavia dan Kristen Ortodoks itu, demikian Reuters melaporkan.

Kunjungan Putin dilihat sebagai dorongan popularitas bagi Vucic serta koalisinya yang berkuasa.

Para pendukung Vucic telah berencana menggelar demonstrasi besar-besaran pada Kamis untuk menyambut Putin.

Baca juga: Serbia takkan jatuhkan sanksi atas Rusia

Para penentang di Beograd menuding Vucic sedang merundingan penyelesaian sengketa dengan Kosovo, yang menjadi syarat kunci bagi Serbia untuk dapat bergabung dengan Uni Eropa.

Beograd mendapat dukungan dari Rusia dalam menentang kemerdekaan Kosovo, yang dinyatakan pada 2008, hampir satu dekade setelah perang brutal berlangsung di sana pada 1998-1999.

Kalangan pengunjuk rasa juga menuntut Pemerintah Serbia untuk menemukan pelaku pembunuhan Oliver Ivanovic, seorang politisi terkemuka Serbia Kosovo, setahun lalu. Mereka mengumumkan akan mengadakan pawai di Beograd Rabu pekan depan dalam rangka memperingati kematian Ivanovic.

Pada Desember, Vucic mengatakan ia tidak akan tunduk pada tuntutan oposisi “walaupun ada lima juta orang turun ke jalan”. Tapi, ia mengatakan dirinya akan bersedia menggelar pemilihan dini.

Vucic mendapat dukungan dari sekitar 53 persen pemilih. Koalisinya juga menjadi mayoritas dengan menempatkan 160 dan 250 wakil di parlemen.

Penyunting: Tia Mutiasari/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Militan Italia Battisti ditangkap di Bolivia setelah kabur dari penjara tahun 1981

Milan (ANTARA News) – Mantan gerilyawan berhaluan kiri asal Italia Cesare Battisti, yang telah buron selama hampir empat dekade setelah dipenjara karena melakukan pembunuhan, telah ditangkap di Bolivia dan diperkirakan akan diekstradisi ke Italia, kata para pejabat pada Ahad.

“Ia akan segera tiba di Brazil dan dari sini akan dibawa ke Italia untuk menjalani hukuman seumur hidup,” cuit Felipe G. Martins, seorang pembantu senior mengenai urusan internasional untuk Presiden Brazil Jair Bolsonaro.

Pesawat yang membawa polisi Italia dan pejabat intelijen sudah dalam penerbangan ke Amerika Selatan, kata Kementerian Dalam Negeri Italia pada Ahad, demikian Reuters melaporkan.

Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini, yang juga deputi perdana menteri, mengatakan kepada televisi, ia berharap Battisti akan berada di Italia pertengahan pekan ini.

Baca juga: Buronan pemerintah Italia diekstradisi dari Indonesia

Battisti, 64 tahun, menghadapi hukuman penjara seumur hidup di negaranya, tempat ia terbukti terlibat dalam empat pembunuhan pada tahun 1970-an. Ia menolak pertanggungjawabannya atas pembunuhan itu.

Ia meloloskan diri dari penjara pada 1981 dan tinggal di Prancis sebelum melarikan diri ke Brazil untuk menghindari ekstradisi.

Battisti, yang mempunyai seorang putera berusia lima tahun di Brazil, menghabiskan waktunya bertahun-tahun di Brazil, didukung mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva yang berhaluan kiri.

Namun, Bolsonaro, yang naik menjadi presiden bulan ini, telah berjanji akan mengirimnya pulang ke Italia. Pada Desember seorang hakim Mahkamah Agung Brazil memerintahkan penangkapan Battisti tetapi kemudian dia sudah kabur lagi.

Dalam satu pernyataan pada Ahad, Salvini mengucapkan terima kasih kepada kepolisian dan semua yang terlibat dalam penangkapan Battisti.

“Saya ucapkan terima kasih setulus hati kepada Presiden Jair Bolsonaro dan pemerintahan baru Brazil atas iklim politik yang berubah,” kata dia.

Salvini, ketua partai Liga yang berhaluan kanan dan bermitra dengan Gerakan Bintang 5 dalam koalisi yang berkuasa di Italia, merupakan salah seorang politisi tinggi Eropa pertama yang mendukung pemilihan Bolsonaro.

Presiden Italia Sergio Mattarella menyatakan pada Ahad kepuasannya atas penangkapan Battisti. “Kami berharap Battisti segera diserahkan ke pengadilan Italia,” katanya.

Battisti, yang telah menjadi penulis novel berhasil, mengatakan tahun lalu ia akan menghadapi penyiksaan dan kematian jika diserhakan ke Italia.

Pengacaranya mengatakan kepada Reuters bulan lalu bahwa ia telah mengajukan banding terhadap keputusan Mahkamah Agung Brazil, yang berusaha menghalangi upaya lain untuk mengektradisi kliennya.

Penyunting: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polandia akan pertimbangkan pembatasan mengenai penggunaan produk Huawei

Warsawa (ANTARA News) – Polandia akan mempertimbangkan larangan mengenai penggunaan produk-produk Huawei badan-badan publik dan kemungkinan legislasi untuk mengurangi penggunaannya warga negara, kata seorang pejabat pemerintah pada Ahad, menyusul penangkapan seorang pejabat Huawei China di Polandia.

Polandia menangkap karyawan Huawei asal China dan seorang mantan pejabat keamanan atas tuduhan mata-mata, kata para pejabat dan sumber-sumber kepada Reuters pada Jumat, satu langkah yang dapat memicu kekahawatiran kemaanan Barat mengenai pembuat alat telekomunikasi itu.

Seorang pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas keamanan dunai maya mengatakan kepada Reuters, perubahan-perubahan kebijakan “yang mendadak” terhadap Huawei tidak dijamin setelah penangkapan-penangkapan tersebut, demikian Reuters melaporkan.

Tetapi dia mengatakan penggunaan produk-produk perusahaan tersebut oleh lembaga-lembaga negara bisa ditinjau ulang.

“Kami akan analisis apakah … keputusan kami dapat mencakup barkahirnya penggunaan … produk-produk Huawei,” kata Karol Okonski kepada Reuters.

Huawei mengatakan pada Sabtu (12/1) pihaknya telah memecat seorang karyawan yang ditangkap di Polandia atas tuduhan mata-mata dalam perkara yang dapat meningkatkan keprihatinan keamanan Barat mengenai perusahaan itu.

Menteri Dalam Negeri Polandia Joachim Brudzinski menyerukan Uni Eropa dan NATO untuk mengambil sikap bersama atas apakah mengeluarkan Huawei dari pasar mereka setelah penangkapan karyawan China itu dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia pada Jumat.

Kedua orang tersebut telah mendengarkan tuduhan-tuduhan tersebut dan dapat ditahan selama tiga bulan.

Huawei, produser alat telekomunikasi terbesar di dunia, menghadapi pengawasan ketat di Barat karena hubungannya dengan pemerintah China dan dugaan-dugaan Amerika Serikat bahwa peralatannya dapat digunakan Beijing untuk mata-mata.

Tak ada bukti telah diajukan di depan umum dan perusahaan tersebut berulang-ulang membantah tuduhan-tuduhan tersebut, tetapi beberapa negara Barat telah membatasi akses Huawei ke pasar-pasar mereka.

Pada Agustus, Presiden AS Donald Trump menandatangani satu rancangan undang-undang yang melarang pemerintah AS menggunakan peralatan Huawei dan mempertimbangkan mengeluarkan perintah eksekutif yang akan juga melarang perusahaan-perusahaan AS melakukan hal tersebut.

Brudzinski mengatakan Polandia ingin meneruskan kerja sama dengan China tetapi pembahasan diperlukan mengenai apakah mengeluarkan Huawei dari sejumlah pasar.

Baca juga: Polandia tangkap karyawan Huawei atas tuduhan mata-mata

“Ada kekhawatiran tentang Huawei di dalam NATO juga. Hal itu akan mendorong pembuatan sikap bersama, di antara negara-negara anggota UE dan para anggota NATO,” kata dia kepada stasiun radio swasta RMF.

“Kami inginkan hubungan dengan China yang baik, intensif dan atraktif bagi kedua pihak,” tambahnya.

Tak ada hubungan

Huawei, yang berusaha menjauhkan diri dari insiden itu, mengatakan dalam satu pernyataan pihaknya telah memecat Wang Weijing, yang “tindakan-tindakan yang dituduhkan atasnya tak memiliki hubungan dengan perusahaan itu.”

“Sesuai dengan persyaratan kontrak kerja dengan Huawei, kami telah membuat keputusan ini karena insiden tersebut membuat citra Huawei jadi buruk,” demikian pernyataan itu.

“Huawei mengikuti hukum dan peraturan yang berlaku di negara-negara tempatnya beroperasi, dan kami mensyaratkan tiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara-negara tempat mereka bertugas,” tambah pernyataan itu.

Joe Kelly, seorang juru bicara Huawei, menolak memberikan rincian lebih jauh.

Seorang juru bicara dinas keamanan Polandia mengatakan kepada Reuters tuduhan-tuduhan itu terkait dengan tindakan-tindakan individu, dan tidak berhubungan langsung ke Huawei Technologies Cos Ltd.

(Uu.SYS/A/M016/A/E002) 13-01-2019 22:22:59

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Media Prancis kecam serangan “rompi kuning” terhadap pers

Paris (ANTARA News) – Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam serangan-serangan terhadap para wartawan oleh kelompok pengunjuk rasa rompi kuning, yang antipemerintah, dan menyerukan perlindungan lebih baik setelah serangkaian insiden akhir pekan lalu.

Polisi-polisi Paris menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah para demonstran untuk memaksa mereka keluar dari monumen Arc de Triomphe pada Sabtu dalam aksi unjuk rasa kesembilan menentang reformasi ekonomi Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Para wartawan yang meliput protes-protes itu belakangan menjadi sasaran para demonstran.

Di Rouen, kota di bagian barat Prancis, wartawan televisi LCI diserang sekelompok pengunjuk rasa. Salah seorang petugas keamanan yang bekerja bersama awak TV itu dipukuli ketika berada di lapangan dan hidungnya patah. Foto insiden tersebut tersebar luas di media sosial.

Di Paris, seorang wartawan LCI didorong hingga jatuh sementara para pengunjuk rasa berusaha mengambil kameranya, kata stasiun TV itu, yang menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan hukum terhadap para penyerang.

Beberapa stasiun lain, termasuk BFM TV dan franceninfo, pada Ahad memperlihatkan gambar-gambar wartawan yang diganggu atau diusir saat pawai-pawai rompi kuning pada Sabtu (12/1).

Sekretaris Jenderal “Reporters without Borders” Christophe Deloire mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan. “Ini kekerasan antidemokrasi dari orang-orang yang menanggap bahwa mereka dapat memukul para wartawan jika mereka tidak setuju dengan cara peristiwa diliput,” kata dia di radio “France Info”.

Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan dalam cuitan di Twitter bahwa siapa pun yang menyerang para wartawan akan diajukan ke pengadilan.

“Di dalam demokrasi kami, pers bebas … menyerang wartawan adalah menyerang hak untuk memberi informasi,” ujarnya.

Prancis dilanda gelombang protes rompi kuning yang menentang reformasi Macron sejak pertengahan November. Gerakan itu tak memiliki pemimpin resmi dan tak terkait dengan partai-partai politik atau serikat pekerja.

Berawal sebagai protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, gerakan itu telah berubah menjadi perjuangan menuntut keadilan sosial dan demokrasi yang lebih langsung. Bentrokan-bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa tak dapat dielakkan.

Menghadapi perkembangan tersebut, Macron akan meluncurkan debat nasional selama tiga bulan ke depan terkait keluhan-keluhan pemrotes dengan harapan akan meredakan gerakan, yang telah menganggu kewenangan dan kebijakan reformasinya.   

Baca juga: 102 Pemrotes Rompi Kuning ditangkap di Prancis saat protes berlanjut
Baca juga: Penerbangan internasional ke Paris turun di tengah protes rompi kuning

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni/Fardah Assegaf

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Organisasi senjata kimia akan larang penggunaan racun saraf Novichok

Den Haag (ANTARA News) – Badan pengawas senjata kimia dunia OPCW akan memasukkan Novichok ke dalam daftar racun yang dilarang setelah beberapa negara anggotanya mengesahkan sebuah usulan, Senin.

Novichok adalah racun saraf era Uni Soviet yang digunakan dalam serangan di Salisbury, Inggris, tahun lalu.

Ke-41 negara anggota badan pengambil keputusan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengadopsi sebuah usulan bersama yang diajukan Amerika Serikat (AS), Belanda dan Kanada, kata negara-negara anggota.

Mereka setuju “untuk menambah dua keluarga racun kimia yang sangat mematikan (termasuk racun yang digunakan di Salisbury),” kata wakil Kanada untuk organisasi itu, Sabine Nolke, di Twitter.

“Rusia memisahkan diri dari konsensus ini tapi tetap mematuhinya,” tulis Nolke.

Negara-negara sekutu Barat sebelumnya melakukan pengusiran terbesar diplomat Rusia, sejak puncak Perang Dingin, sebagai respons atas serangan terhadap mantan agen rahasia Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, Maret lalu.

Inggris mengatakan para agen dari badan intelijen militer Rusia GRU meracuni Skripals dengan Novichok. Pemerintah Rusia, di sisi lain, membantah terlibat.

Keputusan OPCW pada Senin tersebut bersifat rahasia dan tidak ada rincian yang diumumkan.

Pelarangan Novichok itu merupakan perubahan pertama pada daftar kimia organisasi itu, yang termasuk racun mematikan VX, gas sarin dan gas mustard, sejak daftar itu disahkan di bawah Konvensi Senjata Kimia pada 1997.

Ke-193 negara anggota OPCW memiliki waktu 90 hari untuk mengajukan keberatan terhadap keputusan pada Senin itu.

OPCW, yang pernah menjadi organisasi berdasarkan konsensus, mendobrak batasan politik atas penggunaan senjata kimia di Suriah, negara yang mendapat dukungan militer Rusia.

Baca juga: Inggris pastikan dua warganya terpapar racun syaraf Novichok

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga  H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Istri Pangeran Harry Meghan hamil enam bulan

Birkenhead, Inggris (ANTARA News) – Meghan Markle, istri pangeran Inggris Harry, mengatakan kepada para simpatisan kerajaan bahwa dia tengah hamil enam bulan. Namun, pasangan tersebut tidak mengetahui jenis kalamin bayi mereka, lapor media Inggris, Senin.

Meghan, mantan aktris Amerika Serikat (AS), dan Harry menikah Mei tahun lalu dan pada Oktober mengumumkan anak pertama mereka diperkirakan lahir pada musim semi 2019, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Saat berbincang-bincang dengan warga yang memadati kunjungan mereka ke Birkenhead di Inggris utara pada Senin, Meghan (37) mengatakan dia hamil enam bulan. Pernyataan Meghan mengisyaratkan bahwa anggota terbaru keluarga Kerajaan Inggris tersebut akan melahirkan sekitar April.

Namun, Meghan dan Harry, sang cucu Ratu Elizabeth II, tidak mengetahui jenis kelamin anak yang akan menjadi pewaris urutan ketujuh tahta kerajaan dan menyebutnya akan menjadi “kejutan”, lapor media.

Kunjungan ke Birkenhead merupakan kunjungan bersama pertama pasangan itu tahun ini. Dalam kesempatan itu, mereka melihat-lihat patung baru yang didirikan untuk memperingati 100 tahun kematian penyair era Perang Dunia I Wilfred Owen Setelah itu, Harry dan Meghan mengunjungi berbagai organisasi masyarakat setempat.

Warga setempat Helen O`Toole, ibu dari tujuh anak, mengatakan Meghan meminta nasihat kepadanya.

“Saya bilang ‘tarik napas dan dengarkan (nasihat) apa pun yang mereka kasih’  dan dia mengelus-elus perutnya yang membuncit itu, terus ketawa. Rasanya menyenangkan, ” katanya kepada Reuters.

Baca juga: Alasan Harry-Meghan keluar dari Kengsinton Palace

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Armenia gandeng Antara luncurkan buku foto “Armenia: Land of Legend”

Jakarta (ANTARA News) – Kedutaan Besar Armenia di Jakarta bekerjasama dengan Kantor Berita Antara meluncurkan buku foto “Armenia: Land of Legend” di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Selasa (15/1) untuk mengenalkan Armenia kepada masyarakat Indonesia.

“Secara geografis dan populasi Armenia memang kecil bila dibandingkan dengan Indonesia dan juga hampir tidak memiliki kaitan sejarah, tapi disitulah tantangannya, kata Meidyatama, yaitu bagaimana mengungkapkan kekayaan keindahan alam dan budaya Armenia kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas,” ujar Direktur Utama Kantor Berita Antara Meidyatama Suryodiningrat di Jakarta, Selasa malam.

Meidyatama berharap agar buku foto tersebut dapat menjadi sumber pencerahan tentang keajaiban Armenia yang akan memicu minat masyarakat Indonesia untuk lebih mengetahui potensi kedua negara.

Dengan populasi yang hanya sekitar 3 juta jiwa dan seluas Jawa Tengah, Armenia yang tanpa laut karena diapit Turki di barat, Georgia (utara), Azerbaijan (timur) dan Iran (selatan), memang terkadang luput dari perhatian masyarakat Indonesia yang kebanyakan dibanjiri informasi tentang negara adidaya dengan kekuatan ekonominya.

Duta Besar Armenia untuk Indonesia Dziunik Aghajanian juga menyampaikan harapannya agar buku foto itu bisa menjadi semacam pintu masuk bagi masyarakat Indonesia yang belum mengenal Armenia secara mendalam.

“Meski sebenarnya komunitas Armenia sudah ada di Indonesia sejak beberapa abad lalu, dewasa ini belum banyak orang Indonesia yang mengetahui Armenia itu di mana. Saya berharap, buku ini akan menjadi pintu masuk yang akan menarik rasa ingin tahu untuk menggali permata tersembunyi, yang disebut Armenia, salah satu negara yang kaya akan tradisi, budaya dan sejarah masa lalu,” ujar Duta Besar Aghajanian.

“Buku ini bisa menarik perhatian mereka yang membacanya untuk mengunjungi negeri kecil ini, tapi dengan masyarakat yang penuh kehangatan dan pikiran terbuka, serta terkenal dengan keramah-tamahan, budaya gastronomi yang bernilai tinggi, kreativitas luar biasa yang telah dituangkan dalam bentuk monumen yang tidak terhitung jumlahnya yang menambah keindahan alam Armenia,”  kata dia.

“Armenia: Land of Legend” atau “Armenia: Tanah Legenda” terdiri dari 105 halaman yang 70 persennya adalah foto-foto, sementara sisanya adalah teks yang bercerita tentang kekayaan sejarah, kebudayaan dan keindahan alam Armenia.
  Duta Besar Armenia untuk Indonesia Dziunik Aghajanian (kiri kedua) menandatangani poster peluncuran buku “Armenia: Land of Legend” karya wartawan dan fotografer Kantor Berita Antara Atman Ahdiyat (kanan kedua) dan Hermanus Prihatna (kanan pertama), disaksikan Direktur Utama Kantor Berita Antara Meidyatama Suryodiningrat di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta,Selasa (15/1/2019). (ANTARA News / Azis Kurmala)

Buku foto tersebut merupakan hasil bidikan lensa dan catatan perjalanan fotografer Hermanus Prihatna dan penulis Atman Ahdiat dari Kantor Berita Antara yang berkeliling di Armenia, negara tanpa laut itu selama delapan hari pada Mei 2018 lalu.

Atman mengatakan bahwa ide dasar penulisan buku ini adalah fakta bahwa belum banyak masyarakat awam Indonesia yang mengenal Armenia.

Baik pihak Armenia maupun Kantor Berita Antara berkeyakinan bahwa foto dan artikel karya fotografer dan wartawan Indonesia akan menghasilkan sudut pandang sesuai dengan mata dan rasa Indonesia. Hasilnya tentu akan berbeda bila dipotret dan ditulis oleh mereka yang bukan orang Indonesia, meskipun dengan objek yang sama.

Senada dengan hal itu, Hermanus mengatakan bahwa dia dan Atman berusaha melakukan sebuah terobosan baru melalui buku foto ” Armenia: The Land of Legend ini.”

Hermanus menambahkan, pada umumnya buku foto lebih menyerupai katalog karena memang semua berisi foto dan hanya sedikit keterangan gambar sehingga terasa agak monoton.

“Sementara untuk buku Armenia ini, penulisan buku dikemas secara jurnalistik dan dilengkapi dengan artikel yang secara lengkap menjelaskan tentang objek yang dipotret, seperti peninggalan sejarah dan tempat wisata yang menarik,” kata dia.

Di kesempatan yang sama, Pakar Komunikasi Sosial Renaldi Zein mengatakan buku foto Armenia: Land of Legend” merupakan suatu sejarah perbukuan yang akan menyatukan ikatan yang kuat antara Indonesia dan Armenia. 

“Armenia sebagai negara baru pecahan dari Uni Soviet akan lebih dikenal di Indonesia sebagai negara sahabat jauh di sana. Untuk itu mari kita baca dan simak, dan milikilah buku foto ‘Armenia: Land of Legend’, boleh jadi Armenia pun akan menulis tentang Indonesia baik Sumatera, Jawa, Bali dan secara keseluruhannya,” ujar mantan Dewan Pengawas RRI itu.    

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TV HAM pertama dunia siap tayang

London (ANTARA News) – Kanal televisi pertama di dunia yang didedikasikan untuk hak asasi manusia (HAM) diluncurkan di London pada Selasa (15/1) dengan janji akan menyampaikan kepada masyarakat kisah-kisah tersembunyi yang diabaikan oleh media arus utama.

Observatorium HAM Internasional (IOHR) mengatakan kanal yang berbasis web mereka akan menyampaikan masalah-masalah HAM kepada pemirsa di lebih dari 20 negara di penjuru Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

“Ada banyak orang di dunia yang tidak bisa bersuara, dan hal itu tampaknya terus memburuk,” kata Direktur IOHR Valerie Peay kepada Reuters saat peluncuran di Frontline Club di London.

“Ada banyak kanal di luar sana, namun sejauh ini tidak ada satu pun yang didedikasikan untuk HAM. Kami ingin menghadirkannya ke rumah pemirsa,” kata Peay.

Topik-topiknya akan mencakup pengungsi, kebebasan pers dan penahanan jurnalis, ekstremisme, hak-hak perempuan, masalah-masalah LGBT, dan nasib orang-orang tanpa kewarganegaraan.

“Kita hidup di dunia tempat berita berputar 24 jam dan banyak kisah yang hilang, kita juga menyaksikan HAM dikesampingkan,” kata Peay.

“Ini tentang menggabungkan banyak titik sehingga orang-orang mau terlibat dalam hak asasi manusia dan membuat perbedaan.”

Program-program di kanal itu akan meninjau China, 30 tahun setelah penumpasan unjuk rasa prodemokrasi di Alun-alun Tiananmen, dampak positif dan negatif teknologi terhadap perempuan serta dampak HAM setelah Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) pada Maret.

Yelda Hakim, pemandu acara yang juga adalah wartawan BBC, saat acara peluncuran mengatakan bahwa kanal tersebut bertujuan “untuk menyuarakan orang-orang yang tidak bersuara” dan “untuk membuat HAM menjadi topik seksi” di dunia, tempat masalah itu kurang diperhatikan dan kutipan menarik menjadi keharusan.

Siaran TV itu bisa disaksikan melalui platform interaktif netgem.tv dan dalam waktu dekat akan tersedia melalui aplikasi telepon genggam.

Programnya disiarkan dalam bahasa Inggris, namun IOHR berharap nantinya dapat menyiarkan dalam bahasa-bahasa lain, termasuk Persia, Turki, Arab, dan Rusia.

Baca juga: Komnas: televisi masih diskriminatif terhadap penyandang disabilitas

 
Sumber: Thomson Reuters Foundation
Penyunting: I Wayan Yoga H/Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lembaga pemantau komunikasi Rusia gugat Facebook, Twitter

Moskow, Rusia (Antara/Reuters) – Lembaga pemantau komunikasi Rusia pada Minggu (20/1), menyatakan akan melayangkan gugatan administratif terhadap Twitter dan Facebook karena tidak mampu menjelaskan rencana kedua media sosial itu dalam memenuhi undang-undang data setempat, lapor kantor berita Interfax.

Interfax mengutip lembaga pemantau Roskomnadzor, yang mengatakan bahwa Twitter dan Facebook tidak bisa menjelaskan kapan dan bagaimana mereka akan memenuhi peraturan yang meminta semua server yang digunakan untuk menyimpan data pribadi warga Rusia untuk ditempatkan di Rusia.

Kepala lembaga itu, Alexander Zharov, mengatakan kedua perusahaan itu memiliki waktu satu bulan untuk menyediakan informasi atau pihaknya akan mengambil langkah lain terhadap mereka.

Rusia telah mengenalkan beberapa undang-undang internet yang lebih ketat dalam lima tahun terakhir. Undang-undang itu meminta mesin pencari untuk menghapus beberapa hasil pencarian, meminta layanan pesan untuk membagi kunci enkripsi kepada badan keamanan, serta meminta jejaring sosial untuk menyimpan data pribadi pengguna Rusia di server dalam negeri.

Untuk saat ini, denda menjadi satu-satunya alat bagi Rusia untuk menegakkan peraturan data mereka. Denda bisanya hanya berjumlah beberapa ribu dolar AS (berkisar puluhan juta rupiah) atau memblokir layanan daring yang dianggap menyerang, pilihan yang terhambat kendala teknis.

Namun, sejumlah sumber pada November mengatakan kepada Reuters bahwa Moskow berencana untuk menerapkan denda yang lebih besar terhadap perusahaan-perusahaan teknologi yang tidak mematuhi undang-undang Rusia.

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tunduk pada AS, Jerman larang maskapai Iran di wilayahnya

Berlin (Antara/Reuters) – Jerman tunduk pada tekanan Amerika Serikat (AS) dengan melarang maskapai Iran Marhan Air dari wilayah udara negara itu.

Jerman menuduh pesawat maskapai itu “membawa senjata dan penasehat untuk membantu pasukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad” dalam perang saudara di Suriah.

Sumber senior pemerintah Jerman mengatakan kepada Reuters pada Senin bahwa Berlin telah mencabut hak mendarat maskapai Marhan Air karena dicurigai digunakan untuk tujuan militer oleh Pengawal Revolusi Iran. Berlin juga menyebut ada alasan keamanan lain.

Langkah itu bukanlah sanksi umum yang diterapkan terhadap Iran, kata sumber tersebut.

Pencabutan izin operasi Marhan dilakukan setelah upaya terpadu AS, yang pertama kali memasukkan maskapai itu dalam daftar terget sanksi mereka pada 2011. Kabar pencabutan sanksi itu awalnya dilaporkan oleh harian Sueddeutsche Zeitung serta penyiaran publik NDR dan WDR.

Pada September, Duta Besar AS untuk Jerman Richard Grenell menulis di Twitter mengenai keberatannya atas berlanjutnya kegiatan operasional maskapai itu di Jerman. “Mahan Air secara teratur menerbangkan pejuang dan barang ke Suriah untuk mendukung rezim Assad,” kata pernyataan rilis pers pihak kedutaan.

“Kenapa Mahan Air diizinkan terbang ke Munchen dan Duesseldorf,” tanyanya di Twitter. “Saya akan menanyakannya setiap hari.” Pernyataan itu juga mengancam perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan Mahan Air dengan sanksi AS.

Negara-negara Eropa berada di bawah tekanan AS yang terus-menerus mengupayakan penerapan kembali sanksi terhadap Iran sejak Presiden Donald Trump menarik negaranya dari perjanjian nonprofelirasi nuklir yang telah dicapai dengan Iran di bawah pendahulunya, Barack Obama.

Iran dan negara lain yang ikut menandatangani perjanjian itu – Jerman, Prancis, Inggris, Rusia, dan China – masih berupaya mempertahankan perjanjian itu.

Negara-negara Eropa, yang memiliki hubungan ekonomi yang lebih besar dengan Iran dan mewaspadai ancaman yang ditimbulkan negara bersenjata nuklir lain di wilayah terdekat mereka, berupaya melindungi diri dari dampak sanksi ekstrateritorial AS, dengan hasil yang minim.
 

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengemudi taxi di Spanyol gelar aksi mogok

Madrid (ANTARA News) – Pengemudi taksi di Madrid memulai melakulan pemogokan tak terbatas pada hari Senin pagi hari ini untuk menyerukan peraturan yang lebih ketat terhadap layanan kendaraan berbasis online seperti Uber dan Cabify, yang beroperasi di bawah lisensi kendaraan sewaan sopir yang dikenal di Spanyol sebagai VTC.

Para supir taxi di Madrid bergabung dengan supir taksi di Barcelona, yang telah melakukan pemogokan sejak Jumat dan terus memblokir bulevar Gran V?a pusat. Pemogokan telah menyebar ke kota-kota Catalan lainnya termasuk Mataro, Sabadell dan Terrassa.?

Perwakilan taksi mengatakan 100% pengemudi di Madrid mogok, menurut Europa Press. Protes itu dilakukan menjelang digelarnya Pameran Pariwisata Internasional (Fitur), yang berlangsung dari 23 hingga 27 Januari mendatang dimana Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Spanyol.

Menurut koran terkemuka di Spanyol El Pras dalam laporan Senin menyebutkan lebih dari 26.000 pengemudi taksi berhenti bekerja di Madrid dan Barcelona, membuat 15.723 kendaraan berlisensi untuk beroperasi di kota-kota terhenti. Sekitar 100 taksi khusus yang disesuaikan untuk penumpang cacat akan tersedia untuk pelanggan yang membutuhkan perawatan dialisis, tes onkologi atau yang memiliki mobilitas berkurang.

Disebutkan Federasi Taksi Spanyol (Fedetaxi) telah memperingatkan akan ada lebih banyak protes di kota-kota lain yang akan datang.

Sementara itu di Madrid, perdana menteri regional ?ngel Garrido telah menawarkan reformasi hukum tegas “dalam membela hak-hak” sektor ini tetapi pengemudi taksi berpendapat bahwa pihak berwenang lainnya “harus menanggapi tuntutan mereka.” Alun-alun pusat Madrid, landmark wisata populer Puerta del Sol.

Tahun lalu, sebagai tanggapan atas meluasnya protes di seluruh negeri, Kementerian Pekerjaan Umum menyetujui keputusan hukum yang memberi wewenang kepada pemerintah daerah dan daerah untuk memutuskan berapa banyak lisensi VTC yang dikeluarkan dalam batas kota. Ini berarti bahwa rasio saat ini dari satu lisensi VTC untuk setiap 30 lisensi taksi dapat dikurangi secara drastis, atau bahkan dihilangkan sama sekali di beberapa kota.

Aturan baru memberi bisnis ini periode empat tahun untuk tetap beroperasi, setelah itu lisensi mereka saat ini – yang berlaku di seluruh wilayah Spanyol – akan dikenakan pembatalan oleh otoritas lokal atas kebijakan yang terakhir. Tetapi pengemudi taksi menginginkan otoritas lokal untuk memperkenalkan pembatasan baru pada bisnis VTC sebelum batas waktu ini.

Sementara itu, Uber dan Cabify, telah memperingatkan mereka akan naik banding ke Mahkamah Agung jika pemerintah daerah atau daerah berusaha membatasi operasi taxi berbasis online. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia kembali perjuangkan sawit pada Pertemuan ASEAN-Uni Eropa

Jakarta (ANTARA News) – Dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Uni Eropa (UE) ke-22 di Brussels, Belgia, 21 Januari 2019, Indonesia kembali perjuangkan isu sawit dan menolak kebijakan diskriminatif terhadap sawit di Eropa.

Wakil Menteri AM Fachir yang memimpin Delegasi RI menyampaikan fakta-fakta mengenai kontribusi sawit bagi perekonomian serta sumbangannya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Sawit adalah komoditas strategis bagi Indonesia khususnya bagi petani kecil. Sekitar 20 juta masyarakat ASEAN bergantung kehidupannya pada industri sawit dan lebih dari 5 juta petani kecil di Indonesia, Thailand, dan Filipina menyandarkan kehidupannya dari kelapa sawit,” kata Fachir dalam keterangan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Selasa (22/1).

Dalam konteks global, sawit memiliki peran kunci dalam mewujudkan SDGs.

Sawit telah berkontribusi dalam pencapaian 12 dari 17 tujuan yang tecakup dalam SDGs dari pengentasan kemiskinan hingga pengurangan kemiskinan, dari penghapusan kelaparan hingga pencapaian energi bersih dan terjangkau. 

“Menolak sawit sama artinya menolak SDGs yang merupakan suatu kesepakatan global,” ujar Wamenlu.

Selain isu sawit, Indonesia juga mengajak ASEAN dan UE untuk meningkatkan kontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. 

Solusi dua negara dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina adalah dua isu paling krusial dimana ASEAN dan UE harus terus bekerja sama.

“Perbedaan politik masyarakat internasional tidak boleh menyurutkan komitmen terhadap isu kemanusiaan yang dihadapi rakyat Palestina,” ujar Fachir.

Kemitraan ASEAN-UE sangat penting dalam menyikapi situasi global dewasa ini. Maraknya kebijakan “inward-looking” yang didasari kepentingan domestik jangka pendek mengharuskan ASEAN-UE memperkokoh kerja sama demi kepentingan rakyat kedua negara dan dunia. 

“Di tengah ketidakpastian dunia saat ini, ASEAN dan UE sebagai dua kekuatan regional harus berkolaborasi untuk mengisi kevakuman kepemimpinan kolektif global”, tutur Wamenlu.
 
Lebih lanjut, Wamenlu menekankan pentingnya Kemitraan ASEAN-UE yang harus didasari sikap saling percaya dan saling menghormati nilai dan kepentingan masing-masing.

Sikap saling percaya dan menghargai tersebut dapat diterjemahkan dalam kebijakan-kebijakan yang memajukan kepentingan bersama ASEAN dan UE termasuk menghentikan kebijakan diskriminatif terhadap sawit yang menjadi kepentingan masyarakat ASEAN khususnya Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu Fachir mengajak ASEAN dan Uni Eropa untuk memperkuat kemitraan dalam berkontribusi untuk menyelesaikan berbagai tantangan global.

Dalam isu perdamaian, sebagai dua kawasan yang berhasil menjaga perdamaian dan stabilitas, ASEAN dan UE diharapkan dapat menginspirasi kawasan-kawasan lain untuk terus kedepankan budaya dialog dan penyelesaian konflik secara damai.

Selain itu, ASEAN dan UE juga perlu memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan bersama lintas negara seperti terorisme, radikalisme, dan migrasi ireguler. 

Dalam bidang ekonomi, Indonesia mengajak ASEAN dan UE untuk memperkuat kerja sama ekonomi serta melawan kecenderungan proteksionisme.

Pertemuan Tingkat Menteri tersebut dihadiri oleh para menteri luar negeri atau yang mewakili dari 10 negara anggota ASEAN, 28 negara angggota EU serta Sekjen ASEAN. 

Pertemuan dipimpin bersama oleh Menlu Singapura Vivian Balakrishnan serta Komisioner UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini. 

Pertemuan membahas berbagai isu kawasan dan global serta melakuan evaluasi terhadap kemitraan ASEAN dan Uni Eropa yang tahun ini berusia 42 tahun.

Baca juga: UE dukung Indonesia capai target minyak sawit berkelanjutan

Baca juga: Indonesia minta UE hentikan pelabelan produk “Bebas Minyak Sawit”

Baca juga: Dubes: sertifikat ISPO belum cukup diakui di Eropa

Baca juga: Sawit esensial bagi RI dan sumber minyak paling ekonomis

Baca juga: Diganggu Uni Eropa, Pemerintah fokus kembangkan pasar baru ekspor sawit

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Demo warnai pembukaan pameran pariwisata di Spanyol

 Madrid  (ANTARA News) – Raja Spanyol Felipe VI dan Ratu Letizia harus masuk dari salah satu pintu gedung Feria de Madrid Spanyol untuk membuka pameran pariwisata terbesar di Spanyol Feria Internacional de Turismo (Fitur) Madrid 2019 yang diadakan di Feria de Madrid, Spanyol mulai Rabu.

Kejadian itu menyusul  demonstrasi di pintu utama gedung pameran yang dilakukan  pengemudi taksi untuk memprotes adanya taksi online Uber dan Cabify.

Pameran pariwisata terbesar di Spanyol Fitur Madrid 2019 yang diadakan selama lima hari, dimulai Rabu (23/1) hingga Minggu (27/1)   juga diikuti oleh Indonesia dalam hal ini Kementerian Pariwisata yangf mengusung tema Phinisi dan Wonderful Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Kemenpar Nia Niscaya kepada Antara London, Kamis mengatakan Menteri Pariwisata, Arief Yahya langsung memimpin delegasi dalam pameran pariwisata yang diadakan untuk ke-39 kalinya itu.

Demonstrasi yang dilakukan para pengemudi taksi sebelumnya juga dilakukan di Barcelona. Pemogokan para supir itu dilakukan karena mereka menganggap persaingan dengan taksi daring tidak adil, khususnya dengan lisensi kendaraan transportasi bersama (VTC) yang digunakan perusahaan Uber dan Cabify.

Di ibu kota, menurut koran terkemuka di Spanyol El Pras, pengemudi taksi membakar ban dan kontainer di sekitar gedung IFEMA tempat berlangsungnya pameran sementara Raja meresmikan Fitur, pameran pariwisata paling penting di Spanyol. Felipe VI dan Letizia harus masuk melalui salah satu sisi fasilitas IFEMA karena demo supir taksi itu.  

Perwakilan dari asosiasi supir taksi Madrid telah melakukan pertemuan dengan perwakilan dari pemerintah daerah, di mana mereka menuntut kesepakatan yang sama dengan yang dicapai di Catalonia, yang mewajibkan untuk kontrak satu jam sebelum VTC.

 Dalam pernyataan kepada media,  Menteri Transportasi, Infrastruktur dan Perumahan, Rosala Gonzalo  menekankan bahwa pihaknya berusaha mencari solusi.

Seorang pengemudi taksi dan seorang polisi terluka ringan dalam insiden  tersebut dalam rangka hari ketiga mogok taksi.

 Baca juga: Indonesia promosi Asian Games di Madrid
Baca juga: Indonesia siap jaring wisatawan Spanyol

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yayasan pangeran Inggris hentikan terima bantuan dari Huawei

London (ANTARA News) – Dana amal pemuda yang didirikan Pangeran Charles, putra mahkota Inggris, menyatakan berhenti menerima sumbangan baru apa pun dari Huawei Technology setelah “mempertimbangkan keprihatinan masyarakat”.

Sikap itu memperlihatkan ketegangan baru dalam salah satu pasar terbesar perusahaan China tersebut.

Huawei adalah pemasok terbesar perangkat jaringan dan jaringan ponsel di Inggris, namun sejumlah pejabat pemerintah telah memperingatkan bahwa teknologi Huawei bisa menimbulkan risiko baru pada keamanan terhadap jaringan di Inggris.

Perusahan tersebut juga sedang diawasi di Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan Jepang atas kekhawatiran bahwa perusahaan itu bisa memberi fasilitas memata-matai bagi pemerintah China.

Pihak Huawei menegaskan bahwa mereka adalah perusahaan swasta dan tidak berada di bawah kendali pemerintah China serta tidak menjadi sasaran keamanan hukum China di luar negeri.

Dana Pangeran, yang didirikan putra sulung Ratu Elizabeth pada tahun 1976 untuk membantu kaum muda yang kurang beruntung, telah menerima dana sebesar 490.000 poundsterling dari Huawei sejak tahun 2007.

“Saat ini kami tidak akan menerima sumbangan baru dari Huawei setelah mempertimbangkan kekhawatiran masyarakat,” demikian isi pernyataannya.

“Bantuan lain di masa mendatang akan selalu ditinjau komite etika penggalangan dana.”

Universitas Oxford Inggris pekan lalu mengatakan telah berhenti menerima dana dari Huawei “karena mempertimbangkan kekhawatiran masyarakat.”  

Baca juga: Pangeran Charles rayakan ulang tahun ke-70

Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Uni Eropa: Iran kemungkinan tingkatkan spionase siber

Brussel (ANTARA News) – Iran kemungkinan akan memperluas spionase sibernya saat hubungan dengan negara-negara kuat Barat memburuk, kata badan keamanan digital Uni Eropa (EU).

Para peretas Iran mendalangi sejumlah serangan dunia maya dan upaya disinformasi daring dalam beberapa tahun terakhir saat negara itu mencoba memperkuat pengaruh mereka di Timur Tengah dan wilayah di luar kawasan itu, menurut Laporan Khusus Reuters November lalu.

Bulan ini, EU menerapkan sanksi pertamanya terhadap Iran sejak negara-negara kuat dunia menyepakati perjanjian nuklir 2015 dengan Teheran, sebagai respons atas uji coba rudal balistik dan sejumlah rencana pembunuhan di tanah Eropa.

“Sanksi yang baru diterapkan terhadap Iran kemungkinan akan mendorong negara itu meningkatkan aktivitas ancaman siber yang didukung negara untuk mengejar tujuan strategis dan geopolitiknya di tingkat kawasan,” kata Lembaga Keamanan Jaringan dan Informasi Uni Eropa (ENISA) dalam sebuah laporan.

Seorang pejabat senior Iran membantah laporan itu dan mengatakan “itu semua adalah bagian dari perang psikologi yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya terhadap Iran.”

ENISA mengelompokkan para peretas yang didukung negara sebagai ancaman tertinggi terhadap keamanan digital blok itu.

Badan EU itu mengatakan China, Rusia, dan Iran adalah “tiga aktor siber paling aktif dan mampu yang terkait dengan spionase ekonomi.”

Iran, Rusia, dan China telah berulang kali membantah tuduhan AS bahwa pemerintah mereka melakukan serangan siber.

Virus komputer seperti Stuxnet, yang pernah digunakan untuk menyerang fasilitas pengayaan uranium di situs nuklir bawah tanah Natanz di Iran satu dasawarsa lalu, diyakini secara luas telah dikembangkan oleh AS dan Israel.

Pada Maret 2018, Washington menerapkan sanksi terhadap sejumlah warga Iran karena meretas atas nama pemerintah Iran. Kementerian Luar Negeri Iran dalam tanggapannya menyebut AS bertindak “provokatif, tidak berdasarkan hukum, dan tanpa alasan yang dapat dibenarkan.”

Pada November tahun yang sama, AS menuduh dua warga Iran meluncurkan serangan siber besar menggunakan virus jenis `ransomware` yang disebut “SamSam”. AS juga menjatuhkan sanksi terhadap dua orang lainnya yang membantu menukarkan pembayaran tebusan dari mata uang digital Bitcoin ke rial Iran.

Pergerakan dunia maya diperkirakan meningkat dalam beberapa bulan ke depan, terlebih bila Iran gagal memmpertahankan komitmen kesepakatan nuklir 2015, kata ENISA.

Baca juga: Iran latihan perang siber

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi Rusia temukan lukisan curian dan menahan tersangka

Moskow (ANTARA News) – Kepolisian Rusia berhasil menemukan kembali sebuah lukisan karya pelukis ulung Arkhip Kuindzhi serta menahan tersangka pencurinya, demikian kantor berita pemerintah TASS melaporkan, Senin, dengan mengutip seorang pejabat polisi.

Lukisan itu dicuri dari sebuah galeri di Moskow pada Minggu (27/1),

Seorang pria berumur 31 tahun mengaku kepada polisi soal tempat dia menyembunyikan lukisan tersebut, TASS mengutip perkataan seorang perempuan juru bicara untuk Kementerian Dalam Negeri Rusia, Irina Volk.

Karya berjudul “Ai Petri. Crimea” dilukis pada 1908 Kuindzhi, seniman Rusia berdarah Yunani, dan menggambarkan sebuah gunung di semenanjung Krimea.

Lukisan tersebut dicuri dari galeri seni Tretyakov di Moskow pada Minggu. Karya lain Kuindzhi, yang berjudul “Birch grove”, terjual seharga tiga juta dolar pada pelelangan di rumah lelang Sotheby`s pada 2008. 

Baca juga: Polisi Spanyol tangkap tujuh tersangka pencuri lukisan Bacon
Baca juga: Lukisan Dicuri, Prancis Minta Bantuan Interpol

Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Denmark serukan sanksi Uni Eropa terhadap Rusia terkait Laut Azov

Kopenhagen (Antara/Reuters) – Menteri Luar Negeri Denmark Anders Samuelsen pada Selasa (29/1) menyerukan agar Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas perselisihannya dengan Ukraina di Laut Azov.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri, Menteri Samuelsen akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Pavlo Klimkin pada 29-30 Januari, dan mengunjungi Kota Mariupol di tepi Laut Azov.

“Saya merasa Uni Eropa perlu bereaksi atas tingkah laku agresif Rusia,” kata Samuelsen dalam pernyataan tersebut.

Uni Eropa akan mengeluarkan langkah politik – satu nota protes diplomatik resmi – kepada Moskow secepatnya pekan ini atas penahanan yang terus berlanjut oleh Rusia terhadap 24 pelaut Ukraina yang ditangkap saat insiden pada November 2018, kata sejumlah sumber diplomat kepada Reuters pekan lalu.

Para menteri luar negeri Eropa Kamis pekan ini akan mengelar pertemuan guna membahas Ukraina dan sejumlah isu yang lain.

Baca juga: Menteri: Rusia rintangi pelabuhan laut Azov Ukraina

Baca juga: Kementerian: Ukraina mulai kembali kirimkan bijian-bijian dari Laut Azov
 

Pewarta:
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM Italia: lima negara tawarkan akhiri sengketa soal migran

Nicosia (ANTARA News) – Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada Selasa (29/1) mengatakan ada lima negara yang menawarkan bantuan untuk membantu mengakhiri perselisihan soal perahu penyelamat yang mengangkut 47 migran di lepas pantai Sisilia.

Kapal The Sea Watch 3, yang dikelola kelompok kemanusiaan Jerman, telah menyelamatkan perahu karet di lepas pantai Libya lebih dari sepekan lalu. Tetapi Italia, yang telah menutup pelabuhan-pelabuhannya bagi kapal amal, menolak mereka merapat untuk mencari suaka.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas kebaikan negara-negara yang dalam beberapa jam lalu mengatakan akan membantu menyelesaikan bersama masalah ini,” ujar Conte kepada wartawan di Nicosia, ibu kota Siprus.

Negara-negara yang ia sebut adalah Jerman, Prancis, Portugal, Malta dan Rumania.

Kejadian serupa pada waktu lampau berakhir dengan tawaran dari sejumlah negara Uni Eropa untuk masing-masing berbagi menerima para migran yang terdampar di perahu-perahu penyelamat.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, ketika berbicara berdampingan dengan Conte dalam pertemuan negara-negara Eropa selatan, menyerukan agar kapal tersebut merapat ke pelabuhan terdekat dan paling aman secepatnya, sedangkan para migran tersebut kemudian dibagi-bagi. Macron mengacu pelabuhan di Italia soal pelabuhan terdekat itu.

“Prancis selalu melakukannya dalam kerangka Eropa. Kami siap untuk itu dan saya ingin memperjelas masalah kapal ini pada malam ini, saya ingin agar masalah ini jelas bagi seluruh mitra Italia kita,” katanya.

Meskipun demikian, dia mengatakan belum memberi perintah untuk membawa para migran untuk merapat di pantai Sisilia.

Dia mengatakan bahwa, untuk saat ini, pemerintahnya akan memastikan bahwa mereka mendapat perhatian di kapal.

Peristiwa ini merupakan kali kedua dalam satu bulan, bahwa Sewa Watch 3 yang berbendera Belanda, terlantar di laut dengan para migran yang diselamatkan namun tidak ada pelabuhan aman untuk merapat.

Persengketaan sebelumnya berakhir setelah 19 hari dengan para migran diizinkan mendarat di Malta berdasarkan kesepakatan di antara delapan negara Uni Eropa, termasuk Italia, yang kemudian membolehkan mereka masuk.

Italia selalu membolehkan kapal-kapal penyelamat untuk berlabuh hingga Juni tahun lalu saat pemerintah baru dari Liga Sayap-Kanan dan Gerakan 5 bintang yang antikemapanan mulai memimpin negara tersebut dan memerangi kedatangan para migran, sejalan dengan janji-janji pemilihan ketua Liga, Matteo Salvini.

Baca juga: 2.000 lebih migran diselamatkan secara dramatis di Laut Mediterania
Baca juga: Bagikan makanan, sukarelawan malah ditangkap

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019