Armenia gandeng Antara luncurkan buku foto “Armenia: Land of Legend”

Jakarta (ANTARA News) – Kedutaan Besar Armenia di Jakarta bekerjasama dengan Kantor Berita Antara meluncurkan buku foto “Armenia: Land of Legend” di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Selasa (15/1) untuk mengenalkan Armenia kepada masyarakat Indonesia.

“Secara geografis dan populasi Armenia memang kecil bila dibandingkan dengan Indonesia dan juga hampir tidak memiliki kaitan sejarah, tapi disitulah tantangannya, kata Meidyatama, yaitu bagaimana mengungkapkan kekayaan keindahan alam dan budaya Armenia kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas,” ujar Direktur Utama Kantor Berita Antara Meidyatama Suryodiningrat di Jakarta, Selasa malam.

Meidyatama berharap agar buku foto tersebut dapat menjadi sumber pencerahan tentang keajaiban Armenia yang akan memicu minat masyarakat Indonesia untuk lebih mengetahui potensi kedua negara.

Dengan populasi yang hanya sekitar 3 juta jiwa dan seluas Jawa Tengah, Armenia yang tanpa laut karena diapit Turki di barat, Georgia (utara), Azerbaijan (timur) dan Iran (selatan), memang terkadang luput dari perhatian masyarakat Indonesia yang kebanyakan dibanjiri informasi tentang negara adidaya dengan kekuatan ekonominya.

Duta Besar Armenia untuk Indonesia Dziunik Aghajanian juga menyampaikan harapannya agar buku foto itu bisa menjadi semacam pintu masuk bagi masyarakat Indonesia yang belum mengenal Armenia secara mendalam.

“Meski sebenarnya komunitas Armenia sudah ada di Indonesia sejak beberapa abad lalu, dewasa ini belum banyak orang Indonesia yang mengetahui Armenia itu di mana. Saya berharap, buku ini akan menjadi pintu masuk yang akan menarik rasa ingin tahu untuk menggali permata tersembunyi, yang disebut Armenia, salah satu negara yang kaya akan tradisi, budaya dan sejarah masa lalu,” ujar Duta Besar Aghajanian.

“Buku ini bisa menarik perhatian mereka yang membacanya untuk mengunjungi negeri kecil ini, tapi dengan masyarakat yang penuh kehangatan dan pikiran terbuka, serta terkenal dengan keramah-tamahan, budaya gastronomi yang bernilai tinggi, kreativitas luar biasa yang telah dituangkan dalam bentuk monumen yang tidak terhitung jumlahnya yang menambah keindahan alam Armenia,”  kata dia.

“Armenia: Land of Legend” atau “Armenia: Tanah Legenda” terdiri dari 105 halaman yang 70 persennya adalah foto-foto, sementara sisanya adalah teks yang bercerita tentang kekayaan sejarah, kebudayaan dan keindahan alam Armenia.
  Duta Besar Armenia untuk Indonesia Dziunik Aghajanian (kiri kedua) menandatangani poster peluncuran buku “Armenia: Land of Legend” karya wartawan dan fotografer Kantor Berita Antara Atman Ahdiyat (kanan kedua) dan Hermanus Prihatna (kanan pertama), disaksikan Direktur Utama Kantor Berita Antara Meidyatama Suryodiningrat di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta,Selasa (15/1/2019). (ANTARA News / Azis Kurmala)

Buku foto tersebut merupakan hasil bidikan lensa dan catatan perjalanan fotografer Hermanus Prihatna dan penulis Atman Ahdiat dari Kantor Berita Antara yang berkeliling di Armenia, negara tanpa laut itu selama delapan hari pada Mei 2018 lalu.

Atman mengatakan bahwa ide dasar penulisan buku ini adalah fakta bahwa belum banyak masyarakat awam Indonesia yang mengenal Armenia.

Baik pihak Armenia maupun Kantor Berita Antara berkeyakinan bahwa foto dan artikel karya fotografer dan wartawan Indonesia akan menghasilkan sudut pandang sesuai dengan mata dan rasa Indonesia. Hasilnya tentu akan berbeda bila dipotret dan ditulis oleh mereka yang bukan orang Indonesia, meskipun dengan objek yang sama.

Senada dengan hal itu, Hermanus mengatakan bahwa dia dan Atman berusaha melakukan sebuah terobosan baru melalui buku foto ” Armenia: The Land of Legend ini.”

Hermanus menambahkan, pada umumnya buku foto lebih menyerupai katalog karena memang semua berisi foto dan hanya sedikit keterangan gambar sehingga terasa agak monoton.

“Sementara untuk buku Armenia ini, penulisan buku dikemas secara jurnalistik dan dilengkapi dengan artikel yang secara lengkap menjelaskan tentang objek yang dipotret, seperti peninggalan sejarah dan tempat wisata yang menarik,” kata dia.

Di kesempatan yang sama, Pakar Komunikasi Sosial Renaldi Zein mengatakan buku foto Armenia: Land of Legend” merupakan suatu sejarah perbukuan yang akan menyatukan ikatan yang kuat antara Indonesia dan Armenia. 

“Armenia sebagai negara baru pecahan dari Uni Soviet akan lebih dikenal di Indonesia sebagai negara sahabat jauh di sana. Untuk itu mari kita baca dan simak, dan milikilah buku foto ‘Armenia: Land of Legend’, boleh jadi Armenia pun akan menulis tentang Indonesia baik Sumatera, Jawa, Bali dan secara keseluruhannya,” ujar mantan Dewan Pengawas RRI itu.    

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penerbangan internasional ke Paris turun di tengah protes rompi kuning

Paris, Prancis, (ANTARA News) – Penerbangan internasional ke Ibu Kota Prancis, Paris, merosot pada Desember tahun lalu, di tengah protes Rompi Kuning, demikian keterangan lembaga pariwisata pemerintah negeri itu pada Jumat (11/1).

Christian Mantei, Direktur Jenderal Atout France, mengatakan lima sampai 10 persen penurunan dalam penerbangan internasional ke Paris telah dicatat pada Desember.

Mantei mengatakan protes Rompi Kuning secara negatif juga telah mempengaruhi sektor pariwisata Prancis.

Ia mengatakan pemesanan penerbangan ke Paris untuk tiga bulan pertama 2019 turun 6,8 persen akibat protes tersebut, demikian laporan Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Protes Rompi Kuning, yang dimulai sebagai reaksi terhadap kenaikan pajak bahan bakar dan berkembang menjadi protes terhada Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah berlangsung terus meskipun pemerintah menyerukan penghentian kegiatan itu.

Baca juga: Satu orang cedera dalam protes Rompi Kuning Prancis
Baca juga: Protes rompi kuning berlanjut dalam upaya mengakhiri pemerintah Prancis

Sejak 17 November, ribuan pemrotes dengan mengenakan rompi kuning –sehingga mereka dijuluki Rompi Kuning– telah berkumpul di berbagai kota besar Prancis, termasuk Ibu Kotanya, Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar dan situasi ekonomi yang memburuk.

Demonstran menyelenggarakan protes untuk menghalani jalan dan lalu-lintas, dan juga menutup jalan masuk dan ke luar ke banyak stasiun pompa bensin serta pabrik di seluruh negeri tersebut.

Para pemrotes, yang biasanya tinggal di daerah pinggiran akibat tingginya sewa apartemen atau rumah di kota besar, telah menyeru Macron agar memangkas pajak bahan bakar serta meringankan kesulitan ekonomi mereka.

Macron, yang menghadapi tekanan dari pemrotes, mengumumkan kenaikan upah minimum dan juga membatalkan kenaikan pajak bahan bakar, yang kontroversial itu.

Sedikitnya 10 orang tewas, lebih dari 5.500 orang lagi ditahan, dan lebih dari 1.000 orang cedera akibat protes tersebut.

Baca juga: Kerusuhan “rompi kuning” di Paris rugikan negara tiga juta euro

Redaktur: Eliswan A.

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM Jepang akan temui PM Inggris untuk bahas Brexit

London, (ANTARA News) – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemungkinan akan meminta Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk melakukan berbagai hal guna mencegah kekacuan Brexit yang dikhawatirkan sejumlah perusahaan raksasa Jepang, Kamis.

Perusahaan-perusahaan Jepang telah menggelontorkan 46 miliar pounds (sekitar Rp82,9 triliun) di Inggris, berkat upaya pemerintah Inggris sejak Margaret Thatcher menjanjikan mereka tempat yang ramah untuk perdangangan ke Eropa.

Masa depan Brexit masih diliputi ketidakpastian – dengan peluang proses keluar yang kacau dari Uni Eropa (UE) hingga referendum keanggotaan lain – karena anggota parlemen Inggris diperkirakan akan menolak kesepakatan November antara May dengan UE dalam pemungutan 15 Januari mendatang.

Abe menyambut kesepakatan November tersebut namun investor khawatir bila kesepakatan itu ditolak maka negara dengan perekonomian terbesar kelima di dunia tersebut bisa mengalami kekacauan tanpa kesepakatan Brexit dan berimbas pada terganggunya jaringan suplai.

Abe dan May akan mendiskusikan peluang ekonomi yang ada bagi kedua negara saat Inggris meninggalkan UE, ungkap kantor perdana menteri Inggris.

“Inggris dan Jepang adalah rekan alami,” kata May.

“saat Inggris bersiap meninggalkan UE, kami menaikkan cakrawala kami terhadap dunia. Hubungan kami dengan Jepang semakin erat, dan kunjungan ini akan memperkuat kerjasama di bidang yang luas,” sambungnya.

Bagi Abe, hubungan perdangangan Inggris dengan Eropa setelah Brexit akan menjadi agenda utama. Dia menyampaikan kepada awak media sebelum keberangkatannya ke Eropa bahwa dia akan menyampaikan posisi Jepang dalam Brexit, menurut sejumlah laporan.

Baca juga: Sejumlah isu ekonomi dibahas Presiden dan PM Jepang
Baca juga: PM Jepang Abe lega atas pembebasan sandera

Saat keduanya bertemu di pertemuan G20 di Buenos Aires pada Desember, Abe meminta dukungan May untuk menghindari Brexit yang “tanpa kesepakatan” dan memastikan transparansi, mudah diprediksi, dan stabilitas hukum dalam prosesnya.

Produsen mobil Jepang seperti Toyota, Nissan, dan Honda – pemain utama di Inggris, dengan hampir 1,7 mobil yang diproduksi – mengingatkan kerugian dalam hal kebebasan dan pengekangan perdagangan dengan UE pasca-Brexit.

Duta Besar Jepang untuk Inggris Koji Tsuruoka mengeluarkan peringatan terbuka mengenai Brexit Februari lalu ketika dia mengatakan perusahaan-perusahaan Jepang akan meninggalkan Inggris jika hambatan perdagangan membuat mereka tidak untung.

“Jika tidak ada keuntungan untuk melanjutkan kegiatan operasional di Inggris maka tidak ada perusahaan swasta, tidak hanya perusahaan Jepang, yang bisa melanjutkan kegiatan operasionalnya,” ujar Tsuruoka. “Sesederhana itu.”

Redaktur: I Wayan Yoga H / Maria D. Andriana 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban kelima serangan pasar Strasbourg meninggal

Paris (ANTARA News) – Kejaksaan Paris pada Minggu (16/12) menyatakan orang kelima meninggal akibat luka akibat penembakan di pasar Natal Strasbourg pada Selasa pekan lalu.

Pejabat di kejaksaan menyatakan korban itu adalah warga negara Polandia. Pejabat tersebut tidak memberikan rincian lain.

Pria bersenjata itu, Cherif Chekatt, tewas pada Kamis malam setelah menembak polisi, mengakhiri perburuan dua hari, yang melibatkan lebih dari 700 anggota pasukan keamanan.

Baca juga: Prancis naikkan tingkat ancaman keamanan setelah tiga orang tewas di Strasbourg

Sumber: Reuters
Editor: Boyke Soekapdjo/Chaidara Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Berton-ton susu membuat beku jalan di Jerman

Berlin, Jerman (ANTARA News) – “Jangan tangisi susu yang sudah tumpah!” Itulah arti harfiah satu peribahasa Inggris, tapi bagaimana jika susu yang tumpah berjumlah 15.000 liter?

Pertanyaan itu memenuhi kepala seorang pengemudi Jerman, yang keran saluran pembuangan tangki truknya terbuka sehingga mengakibatkan susu tumpah dalam jumlah sangat banyak.

Pengemudi tersebut mengatakan ia memarkir truknya di Kota Kecil Ruethen, Westphalia, pada Sabtu malam (15/12) untuk mengambil tambahan susu dari beberapa peternakan di dekatnya. Ketika ia kembali ke mobilnya, sebanyak 15.000 liter susu telah tumpah di jalan.

Karena suhu lokal pada saat itu berada pada kisaran empat derajat Celsius di bawah nol, semua susu yang tumpah sudah beku, kata Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Senin.

Departemen kebakaran mengatakan susu itu membentuk permukaan yang licin dan menutup seluruh jalan dan sebanyak 20 petugas dikerahkan untuk memindahkannya.

Polisi pada Ahad (16/12) mengatakan mereka masih menyelidiki peristiwa itu.

Baca juga: Perusahaan susu Tiongkok akuisisi produsen es krim terbesar di Thailand
Baca juga: Prabowo menyesal dulu tidak suka minum susu

Editor: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kali pertama Dubes Rusia cicipi salak dan langsung jatuh cinta

Jakarta (ANTARA News) – Mungkin hampir semua orang Indonesia pernah mencicipi buah salak atau paling tidak mengetahui bentuknya, namun bagi Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva, Senin (17/12), menjadi kali pertama ia makan buah “kulit ular” itu.

Penutur bahasa Inggris menyebut salak sebagai snake’s skin fruit atau “buah kulit ular”, entah apa alasan pastinya, tetapi mungkin karena kulit buahnya yang tampak bersisik seperti kulit ular.

Usai melakukan wawancara eksklusif dengan Antara, Senin, Dubes Vorobieva diajak bermain menjajal rasa empat buah tropis Asia dari Indonesia, yakni mangga, manggis, nangka, dan salak.

Sesi permainan tersebut diatur sebagai segmen berita ringan setelah sekitar 30 menit menjawab pertanyaan seputar hubungan bilateral Indonesia-Rusia dan berbagai isu kawasan serta internasional.

“Saya tahu ada buah kulit ular ini, tapi belum pernah mencicipinya,” kata Vorobieva.

Dubes yang baru menyerahkan surat kepercayaan pada Presiden Jokowi pertengahan 2018 lalu itu pun meminta pembawa acara untuk mengajarinya cara mengupas kulit salak.

Setelah melihat contohnya, perlahan-lahan Vorobieva menguliti buah itu hingga tuntas lalu mencoba menggigit daging buahnya setelah pembawa acara mengingatkan bahwa ada biji di dalamnya.

“Wah, menarik, rasanya manis dan segar, saya tidak menduga kalau di dalam sisik itu ada rasa manis,” kata dia.

Takmenyangka akan langsung jatuh cinta, Vorobieva pun mengumumkan salak sebagai buah tropis favorit kedua setelah mangga, yang menurut dia, sudah sering ia nikmati.

Diplomat karier yang pandai bahasa Laos, Thailand dan Prancis itu menambahkan, ia akan mulai memasukkan salak dalam daftar belanja.

Setelah mangga dan salak, dari keempat buah yang perlu dicoba Vorobieva dalam permainan tersebut, dia memilih manggis sebagai nomor tiga dan nangka di nomor terakhir.

“Saya suka rasa nangka, unik dan manis, tapi ada sesuatu di aromanya yang mengingatkan saya pada durian yang saya kurang suka,” kata dia.

Dubes Rusia perempuan pertama di Indonesia itu pun mengakui dia tidak menyukai durian, pernah mencicipi, namun kapok untuk mencobanya lagi. Vorobieva makan durian pertama kali saat ia bertugas sebagai minister counsellor di Bangkok, Thailand, pada sekitar 2005.

Sebelum menjadi dubes di Indonesia, ia menjabat sebagai dubes Rusia di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2010-2015, karena itu, Vorobieva mengatakan buah-buahan tropis sudah tidak asing lagi bagi dia. Namun, tentu saja setiap negara memilki kekhasan tersendiri, salah satunya, seperti salak di Indonesia.

Dubes yang masih berusaha belajar Bahasa Indonesia itu mengatakan buahan-buahan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terasa lebih manis dan segar. Selain keempat buah yang ia cicipi di ruang redaksi Antara, Vorobieva juga menyukai kelengkeng dan rambutan.

Saat mengetahui salak juga bisa dikeringkan dan dikalengkan seperti halnya mangga dan buah-buahan lainnya, Vorobieva mengaku tertarik pula untuk mencoba.

“Saya pernah mencoba mangga yang dikeringkan, tapi saya lebih memilih yang segar,” kata dia.

Dalam wawancara sebelumnya, Vorobieva mengatakan buah tropis merupakan salah satu komoditas Indonesia yang diimpor Rusia, di samping minyak sawit yang menjadi komoditas terbesar.

Berdasarkan data statistik Rusia, nilai perdagangan bilateral dengan Indonesia pada 2017 mencapai 3,2 miliar dolar AS atau meningkat sekitar 25 persen. Angka itu dianggap menggembirakan, pemerintah Rusia pun menargetkan nilai perdagangan dengan Indonesia dapat mencapai 5 miliar dolar AS dalam beberapa tahun ke depan.

Dari sisi ekspor, sebagai salah satu negara penghasil gandum terbesar di dunia, Rusia juga menawarkan produk tersebut sebagai salah satu potensi dagang yang bisa dijajaki guna memenuhi kebutuhan tepung terigu di Indonesia.

Saat ini, Indonesia dan Rusia juga tengah merundingkan kerangka kemitraan strategis yang memungkinkan kerja sama bilateral yang lebih erat dan menjangkau berbagi bidang. Kedua negara menargetkan dapat menandatangani perjanjian kemitraan strategis itu pada 2019.

Sementara kemitraan strategis dengan Indonesia masih dibahas, Rusia telah menjadi mitra strategis ASEAN yang ditandatangani dalam KTT ASEAN di Singapura pada November 2018, yang menurut Vorobieva, merupakan salah satu rekan kunci bagi negaranya.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari ASEAN, Indonesia juga penting bagi Rusia sehingga wakil Moskow di Jakarta itu berharap agar pembahasan kemitraan strategis kedua negara dapat segera diselesaikan.

Saat ini, Rusia juga tengah berupaya untuk memenuhi kontrak pengiriman sebelas pesawat tempur Sukhoi-35 yang dipesan Indonesia. Kontrak pembeliannya sendiri telah ditandatangani pemerintah kedua negara pada Februari 2018.

Vorobieva mengatakan semua hambatan teknis diharapkan selesai pada tahun depan dan Rusia dapat segera mengirim pesanan Sukhoi-35 ke Indonesia, namun dia tidak bisa mengatakan waktu pastinya karena pesawat itu perlu diproduksi lebih dulu.

Selain di bidang ekonomi dan pertahanan, melalui kemitraan strategis, Vorobieva optimistis hubungan bilateral Rusia dan Indonesia akan semakin erat dan dapat dikembangkan lebih baik lagi.

“Saya berharap hubungan bilateral dan kerja sama kita akan terus menguat, kita juga tengah membangun kemitraan startegis, karena itu semoga situasi global juga mendukung upaya kita,” kata Vorobieva yang sekaligus menjadi harapannya bagi hubungan Rusia-Indonesia pada 2019.

Oleh Azizah Fitriyanti
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2018